Gelar Turnamen Padel Gratis, Andre Rosiade Dukung Lahirnya Atlet Berprestasi

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade menggelar Rosiade Padel Tournament 2026 seri ketiga. Foto: Istimewa.

Gelar Turnamen Padel Gratis, Andre Rosiade Dukung Lahirnya Atlet Berprestasi

Anggi Tondi Martaon • 7 November 2026 20:14

Jakarta: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menggelar Rosiade Padel Tournament 2026 seri ketiga di Crown Padel Alam Sutera, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu, 7 November 2026. Turnamen tersebut mendapat antusiasme tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai ribuan orang.

Andre mengatakan, tingginya minat masyarakat membuat panitia harus membatasi jumlah peserta. Pada seri ketiga ini, sebanyak 350 peserta mendapat kesempatan mengikuti turnamen yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari.

"Pendaftarnya ribuan ya. Tapi karena ini gratis, kita batasi kalau enggak salah peserta 350 orang. Pertandingan saya enggak tahu berapa match, yang pasti dari jam 07.00 pagi sampai jam 11.00 malam untuk banyaknya match," kata Andre melalui keterangan tertulis, Sabtu, 7 Oktober 2026.

Andre menjelaskan, Rosiade Padel Tournament akan digelar secara rutin sebanyak lima kali dalam setahun. Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap perkembangan ekosistem padel di Indonesia sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa.

"Mendukung Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), federasi padel untuk terus bisa mengadakan turnamen-turnamen agar munculnya atlet-atlet berprestasi yang bisa memberikan prestasi untuk Merah Putih," ungkap Andre.
 


Menurut Andre, perkembangan padel Indonesia mulai menunjukkan kemajuan. Dia menyinggung capaian medali perak di Asian Games serta keberhasilan tim nasional padel putri lolos ke kejuaraan dunia.

"Dan alhamdulillah kita mengapresiasi sampai saat ini di Asian Games Padel sudah meraih medali perak, lalu juga untuk kejuaraan dunia, Piala Dunia juga kita sudah meloloskan tim nasional perempuan kita dan juga meraih prestasi," sebut Andre.

Andre menilai, perkembangan tersebut membuktikan bahwa padel bukan lagi sekadar olahraga yang mengikuti tren atau fenomena sesaat (fomo), melainkan sudah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki jalur prestasi.

Lebih lanjut, Andre memaparkan lima turnamen yang direncanakan setiap tahun akan menghadirkan berbagai kategori. Mulai dari turnamen fun, kompetisi khusus muslimah, hingga turnamen anak-anak selama tiga hari untuk kelompok usia U-10 sampai U-18.

Selain itu, Rosiade Padel Tournament akan menghadirkan kompetisi internasional dalam kalender Federasi Padel Internasional (FIP). Yakni FIP Bronze untuk kategori senior dan FIP Promises untuk junior.


Ilustrasi padel. Foto: Freepik.

"Ada yang memang turnamennya series dunia nanti FIP itu, ada FIP Bronze untuk senior, ada FIP Promises untuk junior," ujar Andre.

Tak hanya menggelar turnamen, Andre juga menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Liga Padel Indonesia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Rosiade Padel Club dalam kompetisi tersebut.

"Lalu juga mendukung penuh Liga Padel Indonesia dengan support dengan mengirimkan tim Rosiade Padel Club yang mudah-mudahan bisa meraih gelar Liga Padel Indonesia," kata Andre.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi inisiatif Andre dalam mendorong perkembangan olahraga padel. Menurut Erick, kegiatan olahraga tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian.

Dia menilai, industri olahraga dan sport tourism masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu sektor pendukung pertumbuhan ekonomi.

(Anggi Tondi)