Luapan Banjir Sempat Lumpuhkan Pantura Kudus–Pati, Kini Berjalan Normal

Polantas Polres Kudus saat mengurai arus lalu lintas di daerah Pantura Kudus - Pati. Metrotvnews.com/ Istimewa

Luapan Banjir Sempat Lumpuhkan Pantura Kudus–Pati, Kini Berjalan Normal

Rhobi Shani • 12 January 2026 20:21

Kudus: Luapan banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sempat menyebabkan kemacetan di jalan Pantura Kudus–Pati, tepatnya di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae. Saat ini, arus lalu lintas kembali lancar setelah banjir berangsur surut. 

"Untuk arus lalu lintas dari dua arah, dari Pati ke Kudus maupun sebaliknya Kudus ke Pati dua-duanya berjalan," kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Kudus Ipda Moh Jafar di Kudus, Senin, 12 Januari 2026

Jafar menuturkan kemacetan di Desa Ngembalrejo tidak hanya disebabkan banjir, tetapi juga aktivitas pekerja dan pelajar yang berangkat bersamaan di pagi hari. Hal ini membuat arus lalu lintas semakin tersendat.
 


"Tadi pagi berbarengan dengan keberangkatan pekerja, mengantar anak sekolah jadi tersendat. Tadi pagi juga airnya tinggi," ujar Jafar. 

Saat kemacetan mengular, Sat Lantas Polres Kudus memberlakukan pengalihan arus lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalan untuk mencegah penumpukan kendaraan di jalan Pantura Kudus–Pati. "Kami alihkan arus melalui Honggosoco, Karangbener, lalu UIN Sunan Kudus," ucap Jafar.


Arus lalu lintas di jalur Pantura Kudus-Pati. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.


Jafar menjelaskan bahwa pemerintah dan instansi terkait telah mengambil sampah di area sungai yang menyumbat aliran air. Upaya ini bertujuan agar aliran sungai kembali lancar dan mencegah banjir.

"Sampah-sampah kan memenuhi sungai dan terus berhenti di bawah jembatan. Langkah-langkahnya mengambil sampah. Selain itu kesiapsiagaan petugas dan warga antisipasi adanya banjir-banjir susulan," beber Jafar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)