Kerusakan akibat pertempuran antara pasukan Sudan dan RSF. (Anadolu Agency)
Serangan RSF Hantam Kawasan Permukiman Warga Sudan, 14 Orang Tewas
Muhammad Reyhansyah • 30 March 2026 12:39
Kordofan: Sedikitnya 14 warga sipil dilaporkan tewas akibat serangan artileri yang dilancarkan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) di negara bagian Kordofan Selatan, Sudan, menurut keterangan kelompok medis setempat pada Minggu, 29 Maret 2026.
Sudan Doctors Network menyatakan dalam laporannya bahwa korban tewas mencakup dua perempuan dan lima anak-anak dalam serangan yang terjadi pada Sabtu malam dan menyasar kota Dilling. Selain itu, sebanyak 23 orang lainnya, termasuk tujuh anak-anak, mengalami luka-luka.
Melansir dari Anadolu Agency, Senin, 30 Maret 2026, kelompok tersebut menyebut serangan menghantam kawasan permukiman warga, sehingga menyebabkan tingginya jumlah korban “di tengah kondisi kemanusiaan dan kesehatan yang sangat sulit serta kekurangan tenaga medis.”
Menurut laporan itu, kota Dilling mengalami penembakan intensif untuk hari kedua berturut-turut oleh RSF bersama Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan–Utara.
Kota tersebut juga telah berada dalam kepungan kelompok paramiliter selama lebih dari dua tahun.
Jaringan dokter tersebut mendesak komunitas internasional dan organisasi kemanusiaan untuk segera mengambil langkah guna menghentikan pelanggaran yang dilakukan RSF serta memberikan perlindungan bagi warga sipil di Sudan.
Hingga kini, pihak RSF belum memberikan tanggapan terkait laporan tersebut.
Sejak April 2023, militer Sudan dan RSF terlibat konflik terkait rencana integrasi pasukan paramiliter ke dalam angkatan bersenjata. Pertempuran yang berlangsung telah memicu salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia, dengan puluhan ribu orang tewas dan hampir 13 juta lainnya mengungsi.
Baca juga: PBB: RSF Bunuh 6.000 Orang di El Fasher Sudan dalam 3 Hari