Sejumlah organisasi masyarakat di Kabupaten Pati menggelar doa bersama dan menyampaikan pernyataan sikap di Alun-alun Pati, Jumat, 21 Agustus 2026. Foto: Istimewa.
Gelar Doa Bersama, Ormas di Kabupaten Pati Serukan Persatuan dan Tolak Provokasi
Siti Yona Hukmana • 22 August 2026 13:58
Pati: Sejumlah organisasi masyarakat di Kabupaten Pati menggelar doa bersama dan menyampaikan pernyataan sikap di Alun-alun Pati, Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi seruan bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan masyarakat.
“Kita berdoa bersama agar Pati tetap adem, tenteram, damai, kondusif, dan bermartabat,” kata Ketua Panitia Ahmad Sulaim Habibi dalam sambutannya dikutip Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.45 WIB itu diikuti berbagai elemen masyarakat dengan mengenakan identitas masing-masing organisasi. Para peserta menyalakan lilin dan lampu telepon seluler sebagai simbol harapan agar Kabupaten Pati tetap damai dan tenteram.
“Kami berkomitmen menjaga Kabupaten Pati tetap aman, damai, kondusif, dan bermartabat sebagai rumah bersama seluruh warga,” ujar Majid.
Dalam pernyataan tersebut, peserta menegaskan penghormatan terhadap hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat sebagaimana dijamin konstitusi. Pada saat yang sama, mereka mengajak agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib, bertanggung jawab, dan tidak disertai provokasi, intimidasi, kekerasan, maupun tindakan yang dapat memecah persatuan.

Sejumlah organisasi masyarakat di Kabupaten Pati menggelar doa bersama dan menyampaikan pernyataan sikap di Alun-alun Pati, Jumat, 21 Agustus 2026. Foto: Istimewa.
Majid juga mengajak masyarakat mengedepankan dialog dan musyawarah, menghormati hukum, serta menjaga etika dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi yang semestinya dikelola tanpa menimbulkan kegaduhan dan perpecahan.
Masyarakat turut diimbau agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi maupun isu menyesatkan. Dalam pernyataan sikapnya, peserta juga menyampaikan dukungan kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugas secara profesional, adil, dan tegas dalam menjaga keamanan serta melindungi hak konstitusional masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga memusatkan energi dan pikiran untuk menjaga perdamaian serta membangun daerah sendiri. Oleh karena itu, agar tidak mudah terlibat aksi di luar daerah yang berpotensi menimbulkan polarisasi,” kata Majid.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama. Seluruh peserta kemudian meninggalkan lokasi dengan tertib.