Netanyahu Dukung Syarat Arab Saudi Gabung Abraham Accords sebelum Kesepakatan Nuklir

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump. Foto: Anadolu

Netanyahu Dukung Syarat Arab Saudi Gabung Abraham Accords sebelum Kesepakatan Nuklir

Fajar Nugraha • 24 July 2026 16:22

Yerusalem: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mensyaratkan Arab Saudi bergabung dengan Abraham Accords sebelum kesepakatan kerja sama nuklir sipil antara Washington dan Riyadh dapat disetujui.

Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan bergabungnya Arab Saudi ke Abraham Accords akan menjadi langkah penting bagi perdamaian di Timur Tengah.


"Seperti yang dikatakan Presiden Trump, bergabungnya Arab Saudi ke Abraham Accords akan menjadi langkah bersejarah menuju perdamaian di Timur Tengah," demikian pernyataan kantor Netanyahu, dikutip dari media Armenian News, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurut kantor Netanyahu, operasi bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta melemahnya kelompok-kelompok yang didukung Teheran telah menciptakan kondisi yang memungkinkan perluasan normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa kesepakatan pengembangan energi nuklir antara Amerika Serikat dan Arab Saudi hanya akan disetujui apabila Riyadh resmi bergabung dengan Abraham Accords. Pernyataan tersebut menjadi syarat utama bagi kelanjutan kerja sama kedua negara di bidang nuklir sipil.

Pada 22 Juli, Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright dan Menteri Energi Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman Al Saud menandatangani kesepakatan tersebut. Dokumen itu telah diajukan ke Kongres Amerika Serikat untuk ditinjau.

Kesepakatan tersebut mengatur kerja sama jangka panjang di bidang pengembangan energi nuklir dan membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam pembangunan sektor energi nuklir Arab Saudi apabila seluruh persyaratan yang ditetapkan telah dipenuhi.

(Keysa Qanita)

(Fajar Nugraha)