Mayoritas Warga Percaya Pemprov NTT Mampu Atasi Masalah Daerah

Gubernur NTT Melki Laka Lena. Foto: Antara.

Mayoritas Warga Percaya Pemprov NTT Mampu Atasi Masalah Daerah

Rahmatul Fajri • 14 February 2026 21:25

Jakarta: Masyarakat percaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat menyelesaikan masalah daerah. Hal itu merupakan hasil survei dirilis Voxpol Center Research and Consulting.

Dikutip dari Media Indonesia, survei terbaru menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemprov NTT masih tergolong tinggi. Meskipun sejumlah persoalan mendesak masih menjadi perhatian masyarakat.

Hasil survei mencatat 72,5 persen responden menilai pemprov memahami persoalan yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, 75,4 persen responden meyakini pemerintah memiliki solusi dan kemampuan untuk mengatasi berbagai tantangan sehari-hari.

Selain itu, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja satu tahun Gubernur dan Wakil Gubernur NTT mencapai 80,5 persen. Angka ini dinilai menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan di berbagai sektor, terutama infrastruktur dan layanan dasar.

Survei yang dilakukan pada 5–14 Januari 2026 ini bertujuan mendorong tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta kebijakan berbasis data (evidence-based policy).

Infrastruktur dan Layanan Dasar Jadi Prioritas

Meski kepercayaan publik relatif tinggi, survei juga menunjukkan bahwa infrastruktur dan layanan dasar masih menjadi persoalan utama. Hal itu dinilai harus segera ditangani.

Temuan ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi Pemprov NTT dalam mengevaluasi kebijakan pembangunan, agar program yang dijalankan tidak hanya terencana dengan baik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ilustrasi survei. Foto: Medcom.id.

Survei dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terstruktur.

Sebanyak 800 responden terlibat dan tersebar secara proporsional di 22 kabupaten kota di NTT. Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sekitar 3,47 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)