Darmawangsyah Muin resmi menjabat Bupati Gowa menggantikan Sitti Husniah Talenrang, setelah dilantik oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 28 Oktober 2026.
Darmawangsyah Muin Resmi Dilantik Jadi Bupati Gowa Definitif
Muhammad Syawaluddin • 29 October 2026 06:31
Makassar: Darmawangsyah Muin resmi menjabat sebagai Bupati Gowa untuk periode 2026–2030. Pelantikan dilakukan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu, 28 Oktober 2026.
Pengangkatan Darmawangsyah sebagai Bupati Gowa definitif ditandai dengan pembacaan surat keputusan (SK) oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
Andi Sudirman berharap Darmawangsyah dapat segera menjalankan tugas sebagai kepala daerah definitif, termasuk memastikan pelayanan publik dan penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Gowa berjalan optimal.
"Pesan saya, setelah dilantik tentu sudah definitif dan dapat menjalankan langsung tugas untuk melayani masyarakat sekaligus menjalankan pemerintahan," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 28 Oktober 2026.
Selain pelayanan masyarakat, Andi Sudirman meminta Darmawangsyah mendukung penyelesaian sejumlah proyek pembangunan yang menjadi program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Gowa. Salah satunya proyek infrastruktur jalan yang mencakup pelebaran untuk menunjang akses masyarakat.
"Pemprov ada program di sana multi years project jalan termasuk bagaimana pelebaran jalan itu untuk akses-akses masyarakat di situ bisa kemudian dibantu," katanya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga tengah membangun rumah sakit regional di Kabupaten Gowa. Andi Sudirman meminta pemerintah kabupaten turut mendukung kelancaran pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
"Ada pembangunan rumah sakit sekarang sedang jalan, itu salah satu prioritas juga yang harus disuport dari Pemda Gowa," ujarnya.
Ia turut mengingatkan Darmawangsyah agar menjalankan amanah pemerintahan dengan baik serta memperkuat koordinasi bersama pemerintah provinsi. Dukungan lintas pemerintahan dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan program dan penyelesaian kewajiban berjalan lancar.
“Manfaatkan setiap waktu untuk pelayanan masyarakat dan menyelesaikan kewajiban. Kami di Pemprov Sulsel akan selalu hadir untuk mendukung. Rangkul kembali semua pihak dan jaga koordinasi agar berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menyatakan pembenahan internal pemerintahan dan keuangan daerah telah dimulai sejak dirinya menerima surat keputusan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa. Upaya tersebut akan dilanjutkan setelah dirinya resmi menjabat sebagai bupati definitif.

Eks Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat digiring usai diperiksa sebagai tersangka di Polda Sulawesi Selatan, Senin, 26 Oktober 2026. (metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin)
“Setelah definitif ini, kita fokus ke program. Tahun ini kita akan menyelesaikan persoalan internal ASN maupun persoalan anggaran, terutama kewajiban APBD kepada pihak ketiga,” tegasnya.
Darmawangsyah menempatkan penyelesaian kewajiban keuangan daerah sebagai salah satu prioritas. Fokus tersebut mencakup pembayaran utang, gaji, honorarium, serta hak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk pegawai paruh waktu.
Ia menyampaikan sejumlah persoalan keuangan mulai menunjukkan perkembangan setelah proses pembenahan dilakukan. Pemerintah Kabupaten Gowa akan melanjutkan upaya penyelesaian kewajiban yang berdampak langsung terhadap aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.
“Alhamdulillah, utang 2025 dan 2026 sudah mulai terurai. Tahun ini kita fokus menyelesaikan persoalan keuangan yang berdampak langsung kepada ASN maupun masyarakat umum,” jelasnya.
Di samping itu, Pemkab Gowa mendorong percepatan penyusunan dan penetapan APBD pokok. Penyusunannya akan mengacu pada program prioritas yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi pemerintah daerah.
Darmawangsyah juga berharap DPRD mendukung pelaksanaan program pemerintah daerah agar penetapan APBD pokok dapat diselesaikan lebih cepat.
“Saya berharap DPRD mendukung seluruh program agar APBD pokok kita bisa menjadi yang tercepat di Sulawesi Selatan,” tambahnya.