Pendistribusian air bersih. ANTARA/Arif Firmansyah/dok
45 Desa di Purwakarta Kesulitan Air Bersih
Silvana Febiari • 9 September 2026 06:29
Purwakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menyebutkan sebanyak 45 desa di 14 kecamatan kesulitan air bersih. Kondisi tersebut terjadi akibat musim kemarau tahun ini.
Kepala BPBD Purwakarta, Haryadi Erlan menyampaikan hingga kini pihaknya terus mendistribusikan air bersih ke sejumlah daerah terdampak kemarau.
"Sejak dua bulan terakhir hingga saat ini pendistribusian air bersih ke daerah terdampak kemarau terus dilakukan," kata Haryadi, dilansir dari Antara, Rabu, 9 September 2026.
Hingga saat ini tercatat sudah ada 819 ribu liter air bersih yang telah didistribusikan untuk membantu warga terdampak kekeringan mendapatkan air bersih. "Jika dijumlahkan, totalnya sudah 212 pendistribusian air bersih ke daerah terdampar kekeringan," ucapnya.
Berdasarkan data BPBD Purwakarta, sebanyak 72 ribu jiwa dari 23.803 keluarga terdampak kekeringan. Mereka mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau ini.

Ilustrasi. Medcom.id
Puluhan ribu warga terdampak kekeringan tersebar di 45 desa/kelurahan di 14 kecamatan. Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Bungursari, Babakan Cikao, Jatiluhur, Purwakarta, Pasawahan, Pondoksalam, Wanayasa, Bojong, dan Darangdan.
Daerah yang dilanda kekeringan lainnya ialah Kecamatan Plered, Sukatani, Tegalwaru, Maniis dan Kecamatan Sukasari.
Ptugas BPBD Purwakarta akan terus melakukan pendistribusian air bersih ke daerah yang mengalami kekeringan. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam membantu warga untuk mendapatkan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.