MRT Jakarta Terapkan Pembayaran Kartu Kredit Nirsentuh Pertama di Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

MRT Jakarta Terapkan Pembayaran Kartu Kredit Nirsentuh Pertama di Indonesia

Muhammad Adyatma Damardjati • 29 July 2026 15:41

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi meluncurkan sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh (EMV contactless) di layanan MRT Jakarta. Layanan ini mendukung pelayanan transportasi publik modern.

"Semoga langkah ini semakin memperkuat layanan transportasi publik yang modern, inklusif, dan mendukung Jakarta menjadi kota global yang tangguh," ujar Pramono dalam sambutannya di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.
 


Inovasi ini menjadikan Jakarta sebagai kota pertama di Indonesia yang menerapkan metode pembayaran berbasis Visa dan Mastercard untuk transportasi publik. Layanan ini sejajar dengan kota global seperti Singapura, Tokyo, New York, hingga Sydney.

Pramono menjelaskan skema pembayaran anyar ini dirancang untuk mempermudah mobilitas masyarakat serta wisatawan mancanegara. Wisatawan asing yang berkunjung ke Jakarta kini tak perlu lagi membeli kartu elektronik khusus untuk menikmati layanan MRT Jakarta.

"Dengan adanya Visa dan Mastercard, mereka langsung bisa menggunakan transportasi ini," kata Pramono.

Pramono berharap sistem pembayaran nirsentuh serupa kelak dapat direplikasi ke transportasi lain. Mulai dari LRT, TransJakarta, hingga TransJabodetabek. 


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi meluncurkan sistem pembayaran tiket menggunakan kartu kredit nirsentuh (EMV contactless) di layanan MRT Jakarta. Foto: Metro TV/Muhammad Adyatma Damardjati.

Di sisi lain, Pramono membeberkan target peningkatan konektivitas transportasi Jakarta. Pihaknya bersiap meresmikan rute LRT DKI Jakarta koridor Kelapa Gading–Manggarai sepanjang 12,2 kilometer pada Agustus mendatang, dengan perkiraan waktu tempuh hanya 28 menit. 

Pemprov DKI juga berencana melanjutkan rute LRT dari Manggarai hingga Dukuh Atas serta membenahi fasilitas pedestrian deck di kawasan tersebut. "Mudah-mudahan ini akan membuat konektivitas di Jakarta menjadi jauh semakin baik," kata Pramono.

Peluncuran sistem baru ini turut dihadiri oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier, serta perwakilan dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri, Mastercard, dan Visa. Langkah ini sekaligus menjadi tonggak penting transformasi digital transportasi publik menuju Jakarta sebagai kota global yang lebih kompetitif.

(Fachri Audhia Hafiez)