Diduga Korban KM Virgo, Basarnas Identifikasi Jasad Temuan Nelayan di Kalteng

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana (kiri) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (22/9/2026) malam. ANTARA/

Diduga Korban KM Virgo, Basarnas Identifikasi Jasad Temuan Nelayan di Kalteng

Whisnu Mardiansyah • 22 September 2026 21:49

Banjarmasin: Satu jasad ditemukan nelayan di perairan Kalimantan Tengah dan dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Basarnas masih melakukan identifikasi untuk memastikan jasad tersebut merupakan salah satu penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan jasad tersebut ditemukan nelayan di tengah laut. Setelah dievakuasi, Basarnas berkoordinasi dengan Kepala Kantor SAR Palangka Raya untuk mengecek kemungkinan adanya laporan orang tenggelam atau nelayan yang belum kembali melaut di wilayah tersebut.

“Diinformasikan memang tidak ada laporan dan tidak ada kejadian orang tenggelam ataupun tidak kembali dari laut,” kata Putu dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, seperti dilansir Antara, Selasa malam, 22 September 2026.

Tidak adanya laporan orang tenggelam atau orang yang belum kembali melaut di wilayah perairan tersebut menjadi salah satu pertimbangan Basarnas membawa jasad ke Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan identitas korban dan keterkaitannya dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Putu menegaskan jasad tersebut belum dapat dipastikan sebagai penumpang kapal. Saat ditemukan, korban juga tidak mengenakan jaket keselamatan.
 


“Tapi, saya tanya lagi untuk memastikan, ada enggak laporan kejadian di sana? Baik laporan kepolisian, laporan masyarakat tentang orang tenggelam atau orang yang belum kembali dari melaut, dan lain sebagainya. Nah, dilaporkan tidak ada,” ujarnya.

Proses identifikasi menjadi tahapan penting untuk memastikan asal-usul jasad tersebut. Putu mengatakan Basarnas belum dapat memastikan sepenuhnya keterkaitan korban dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8.

“Namun, berdasarkan beberapa laporan itulah saya selaku tetap harus menduga, jangan-jangan ini salah satu penumpang KM Virgo,” katanya.


Tim SAR gabungan mengevakuasi tiga jasad yang baru ditemukan untuk dinaikkan ke Helikopter HR 3601 pada operasi SAR hari ke-10 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Selasa (22/9/2026). ANTARA/HO-Basarnas


Apabila hasil identifikasi menunjukkan jasad tersebut bukan korban KM Virgo Transport 8, jenazah akan dikembalikan sesuai prosedur. Sebaliknya, jika hasil pemeriksaan memastikan korban merupakan salah satu penumpang yang masih dicari, jenazah akan diserahkan kepada keluarga.

Sementara itu, hingga Selasa, 22 September 2026 pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat 126 korban KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang dinyatakan selamat dan 18 orang meninggal dunia.

Dengan demikian, masih terdapat 117 korban yang dalam proses pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

(Whisnu M)