Jakbar Jaring 412 Kilogram Ikan Sapu-Sapu di Empat Lokasi

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memperketat pengawasan ekosistem perairan dengan melakukan pembersihan massal ikan sapu-sapu. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.

Jakbar Jaring 412 Kilogram Ikan Sapu-Sapu di Empat Lokasi

Muhammad Alvi Randa • 3 May 2026 18:33

Jakarta: Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memperketat pengawasan ekosistem perairan dengan melakukan pembersihan massal ikan sapu-sapu. Dari empat kali operasi yang digelar, petugas berhasil menjaring total 412 kilogram ikan invasif tersebut dari berbagai aliran sungai dan waduk.

“Ini merupakan kegiatan berkelanjutan dan kami menargetkan minimal satu lokasi setiap minggu untuk dilakukan penangkapan,” ujar Kepala Seksi Perikanan Sudin KPKP Jakarta Barat, Aas Asih, saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, 3 Mei 2026.
 


Aas menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan respons atas masifnya populasi ikan sapu-sapu yang mulai mendominasi perairan ibu kota. Jika dibiarkan, keberadaan ikan ini tidak hanya mengancam populasi ikan lokal, tetapi juga merusak struktur fisik sungai.

Karakteristik ikan sapu-sapu yang gemar bersarang di dinding sungai menjadi perhatian utama pemerintah. Kebiasaan mereka menggerus struktur tanah dan beton dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan turap yang berfungsi menahan erosi.

"Ikan sapu-sapu ini punya gigi yang tajam, dan ikan ini bersarang di dinding sungai, lama-lama bisa menimbulkan hal yang membahayakan untuk ekosistem perairan," ungkap Aas.

Sejauh ini, operasi penangkapan telah menyasar empat titik strategis, yakni Kali Taman Semanan Indah, Waduk Bojong Cengkareng, Kali Pesanggrahan Kembangan, dan Kali Semongol di Kalideres. Penentuan lokasi ini didasarkan pada tingkat kepadatan populasi ikan yang dilaporkan masyarakat dan petugas PPSU.


Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memperketat pengawasan ekosistem perairan dengan melakukan pembersihan massal ikan sapu-sapu. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.

Langkah pengendalian ini disebut sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan Jakarta. Pihak KPKP Jakarta Barat pun kini tengah memetakan titik-titik habitat baru guna meningkatkan intensitas operasi.

“Arahan dari Pak Gubernur jelas, kami diminta terus melakukan pemberantasan dan pembersihan ikan sapu-sapu di perairan Jakarta demi menjaga ekosistem berkelanjutan,” tegas Aas.

Pemerintah juga mempertimbangkan untuk menambah alat tangkap serta melibatkan lebih banyak pihak agar pembersihan ikan invasif ini dapat berjalan lebih masif. Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan keseimbangan hayati di aliran sungai Jakarta sekaligus mengamankan infrastruktur perairan dari kerusakan lebih lanjut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)