Dukung Pawai Lampion, Arus Lalu Lintas di Kota Praya Dialihkan

Jalan depan Pendopo Wakil Bupati Lombok Tengah yang menjadi rute kegiatan pawai lampion takbiran malam lebaran 2026 di Lombok Tengah, Jumat, 20 Maret 2026. ANTARA/Akhyar Rosidi.

Dukung Pawai Lampion, Arus Lalu Lintas di Kota Praya Dialihkan

Silvana Febiari • 20 March 2026 19:26

Lombok Tengah: Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyiapkan pengalihan arus lalu lintas di Kota Praya. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pawai lampion takbiran Idulfitri 1447 Hijriah.

"Pengalihan arus lalu lintas itu dimulai pukul 19.00 WITA hingga pukul 23.00 WITA," kata Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi, dilansir dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026. 

Ia mengatakan arus lalu lintas yang dialihkan tersebut dari simpang empat Toyang, Simpang empat eks Kantor Samsat Praya, dan Simpang empat Kantor KPU Lombok Tengah. 
 


Sedangkan untuk rute pawai lampion takbiran Lebaran 2026 itu mulai dari pendopo Bupati Lombok Tengah yang menjadi lokasi pelepasan atau start peserta pawai.

Selanjutnya, menuju simpang empat tiga dara, Alun-Alun Praya, hingga simpang empat Masjid Agung yang menjadi lokasi finis kegiatan atau panggung kehormatan.

"Arus lalu lintas yang ditutup sementara untuk kendaraan itu, rute pawai lampion takbiran malam lebaran," ujarnya.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di Kota Praya bisa menggunakan jalur alternatif seperti jalan Gajah Mada jalur dua Praya dan beberapa ruas jalan lainnya.

"Bagi warga yang akan melewati rute pawai lampion, bisa melalui jalur jalan lain," imbuhnya.


Jalan depan Pendopo Wakil Bupati Lombok Tengah yang menjadi rute kegiatan pawai lampion takbiran malam lebaran 2026 di Lombok Tengah, Jumat, 20 Maret 2026. ANTARA/Akhyar Rosidi.


Polres Lombok Tengah melibatkan 665 personel gabungan dalam rangka pengamanan malam takbiran lembaran atau Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah. "Personel gabungan TNI-Polri siap mengamankan perayaan malam takbiran di Lombok Tengah," kata Lalu.

Selain itu, pengamanan liburan Lebaran di 154 desa di 12 kecamatan melibatkan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta partisipasi masyarakat. Personel di Polsek jajaran juga dimaksimalkan untuk mendukung pengamanan tersebut.

"Personel dilibatkan 665 orang," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat atau Badan Keamanan Desa (BKD) di masing-masing wilayah diharapkan dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan aman. Dengan demikian, masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan nyaman.

"Kami harapkan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan di Lombok Tengah," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyambut malam takbiran dengan takbir dan doa di masjid masing-masing. Selain itu, warga dilarang mengonsumsi minuman keras maupun narkoba yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Dilarang melakukan balap liar, konvoi, dan menggunakan knalpot brong," tutupnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)