Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.
Jakarta Barat dan Utara Jadi Prioritas Penataan RW Kumuh
Muhammad Alvi Randa • 6 May 2026 19:28
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara sebagai prioritas utama dalam program penataan rukun warga (RW) kumuh pada 2026. Langkah strategis ini diambil menyusul temuan tingginya konsentrasi permukiman padat di kedua wilayah tersebut yang belum memenuhi standar infrastruktur perkotaan.
"Prioritas utama ada di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Karena jumlah RW kumuhnya paling banyak pemerintah akan memaksimalkan penanganan di wilayah tersebut,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.
Baca Juga :
RW Kumuh di Jakarta Tersisa 211 Wilayah
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini masih terdapat 211 RW di Jakarta yang masuk dalam kategori kumuh. Kawasan pesisir utara dan wilayah bagian barat mendominasi titik-titik kekumuhan tertinggi yang memerlukan intervensi segera guna memperbaiki kualitas lingkungan masyarakat.
Pramono secara khusus menyoroti kondisi di Jakarta Barat. Terutama di Kecamatan Tambora yang menghadapi tantangan serius terkait sanitasi, tata ruang, hingga kepadatan penduduk yang sangat tinggi.
"Di lapangan, hampir semua RW di beberapa kelurahan, terutama di Tambora, membutuhkan penataan. Kami akan segera turun langsung untuk menangani kondisi tersebut,” tegas Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.
Dalam pelaksanaannya, Pemprov DKI Jakarta mengintegrasikan data hasil observasi lapangan dengan citra satelit berbasis big data milik BPS untuk menjamin akurasi sasaran program.
Pemerintah optimistis melalui penataan intensif di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, derajat kesehatan serta kualitas hidup warga di wilayah padat penduduk dapat meningkat secara signifikan.