Rumania siap mengevakuasi hingga 1.000 anak dari Gaza untuk mendapatkan perawatan medis mendesak. (Anadolu Agency)
Rumania Siap Evakuasi 1.000 Anak Gaza untuk Perawatan Medis
Muhammad Reyhansyah • 21 February 2026 10:12
Bukares: Presiden Rumania Nicusor Dan menyatakan bahwa negaranya siap mengevakuasi hingga 1.000 anak-anak dari Jalur Gaza untuk mendapatkan perawatan medis mendesak.
Pernyataan itu muncul ketika baru sedikit negara Eropa yang sejauh ini bersedia menerima pasien dari wilayah yang dilanda perang tersebut.
Berbicara di Washington DC dalam konferensi tingkat tinggi perdana Board of Peace, Dan mengatakan Rumania dapat memperluas penerbangan evakuasi yang sudah berjalan serta memberikan dukungan bagi hingga 4.000 anggota keluarga yang mendampingi anak-anak tersebut.
Mengutip TRT World, Jumat, 20 Januari 2026, organisasi medis berulang kali memperingatkan sistem layanan kesehatan di Gaza telah runtuh, dengan ribuan orang membutuhkan operasi segera, rehabilitasi, atau perawatan khusus di luar negeri.
Namun program evakuasi medis di Eropa masih terbatas, membuat banyak pasien terjebak meski ada seruan bantuan internasional.
Pada Oktober 2025, World Health Organization menyebut negara-negara Eropa baru menerima sekitar 1.000 pasien dari Gaza, angka yang oleh badan PBB itu digambarkan sebagai “setetes di lautan."
Hingga akhir 2025, jumlah anak Palestina yang sakit atau terluka dan berhasil dievakuasi ke Italia untuk menjalani perawatan tercatat hanya 196 orang.
Tahun lalu, pemerintah Jerman juga menolak usulan dari sedikitnya lima kota yang ingin menerima anak-anak dari Gaza yang mengalami luka maupun trauma.
Dan mengatakan kontribusi Rumania tidak hanya terbatas pada layanan darurat. Ia juga menawarkan keahlian negaranya untuk membantu membangun kembali institusi sipil, termasuk jaringan ambulans, layanan pemadam kebakaran, serta administrasi publik, sistem yang rusak berat selama perang Israel di Gaza.
Bukares, tambahnya, juga siap memperluas beasiswa bagi mahasiswa Palestina serta membantu memulihkan infrastruktur pendidikan Gaza, dengan menilai pembangunan kembali institusi akan menjadi faktor penting bagi stabilitas jangka panjang.
Menurut Dan, hubungan diplomatik Rumania yang relatif seimbang dengan pihak Israel maupun Palestina menempatkan negaranya pada posisi yang dapat mendukung upaya rekonstruksi dan pemulihan kemanusiaan, di tengah perdebatan komunitas internasional mengenai tata kelola Gaza ke depan.
Baca juga: Musim Dingin Mematikan Landa Gaza, 11 Anak Dilaporkan Meninggal