Bupati Tangerang Sebut 11 Perlintasan KRL Tanpa Penjagaan Rawan Kecelakaan

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir

Bupati Tangerang Sebut 11 Perlintasan KRL Tanpa Penjagaan Rawan Kecelakaan

Hendrik Simorangkir • 8 May 2026 18:48

Tangerang: Sebanyak 11 perlintasan sebidang tanpa palang pintu di jalur commuter line (KRL) Tanah Abang-Rangkasbitung terdapat di Kabupaten Tangerang. Selain tanpa palang pintu, belasan titik itu masuk dalam daftar rawan kecelakaan karena belum terdapat penjagaan. 

"Yang rawan kecelakaan tadi sudah saya sampaikan di Kabupaten Tangerang ada 11 (perlintasan) yang tidak dijaga," ujar Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, Jumat, 8 Mei 2026.


Ilustrasi-Perjalanan kereta di Perlintasan Stasiun Poris kembali normal melintas di kedua jalur secara aman sesuai kecepatan operasional. (metrotvnews.com)

Maesyal mengungkap, saat ini proses peningkatan keselamatan masih dalam tahap kajian oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang sebelum diajukan ke pihak terkait.

"Ini bagian kesiapan pemerintah daerah untuk merespons dan menjalankan program Bapak Presiden," kata Maesyal.

Pihaknya tengah berupaya melakukan pembangunan palang pintu bagi perlintasan yang tidak tercover pemerintah pusat. Selain itu, kata Maesyal, pemeliharaan palang pintu yang telah tersedia di beberapa perlintasan pun akan ditingkatkan. 

"Mengantisipasi risiko, kami melakukan pendataan dan inspeksi melalui monitoring, evaluasi, serta peningkatan fasilitas pendukung," jelas Maesyal.

Sebelas perlintasan yang belum terjaga itu, delapan di antaranya telah masuk dalam daftar 1.800 titik yang akan ditingkatkan keselamatannya oleh PT Kereta Api Indonesia. Lokasi tersebut tersebar di Kampung Parigi, Cibelut, Cisauk Sinyal, Kampung Kandang, Jatake, terusan Stasiun Tigaraksa-Cikoya, hingga Kampung Gabus.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)