Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Diminta Evaluasi, Alexander Marwata Klaim Tak Tersinggung dengan Pernyataan Ali Fikri
Candra Yuri Nuralam • 9 June 2024 08:04
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata merasa tidak tersinggung usai diminta evaluasi oleh Kepala Bagian Pemberitaan Ali Fikri. Pernyataan itu dicetuskan oleh mantan juru bicara Lembaga Antirasuah merespons hasil rapat dengar pendapat (RDP) Dewas KPK dengan DPR.
“Kalau saya enggak merasa tersinggung atau baper (bawa perasaan) dengan evaluasi dari staf,” kata Alex melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu, 9 Juni 2024.
Alex menjelaskan penggantian posisi juru bicara tidak berkaitan dengan pernyataan Ali. Para komisioner KPK disebut hanya ingin membuat penyegaran di instansi.
“Pimpinan ingin ada penyegaran dan jubir yang definitif untuk jangka panjang. Pimpinan membentuk tim jubir yang terdiri dari enam pegawai,” ucap Alex.
| Baca juga: Kepemimpinan Firli Bahuri Diminta Tak Berulang |
Pergantian juru bicara ini juga disebut agar Ali bisa fokus mengembangkan karier. Terbilang, dia sudah menjadi corong KPK selama empat tahun lebih dan bergabung dengan Lembaga Antirasuah selama 12 tahun.
“Ada kemungkinan bisa kembali ke instansi asal (Kejaksaan) kapan saja mengembangkan kariernya sebagai jaksa,” ujar Alex.
Sebelumnya, KPK mendukung adanya penguatan aturan untuk Dewas Lembaga Antirasuah. Instansi pemantau itu disindir DPR sebagai macam ompong karena galak ke pegawai biasa tapi lambat menindak pimpinan.
“Saya kira Dewas kan sudah mengatakan ada beberapa kelemahan tugas dari Dewas sendiri, kewenangan dan seterusnya, saya kira bagus kalau kemudian ada perubahan undang-undang, termasuk juga di KPK,” kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 6 Juni 2024.
Penguatan aturan untuk Dewas KPK juga dinilai bisa membuat pelanggaran di Lembaga Antirasuah berkurang. Pimpinan selanjutnya juga diyakini bakal berintegritas tinggi.
“Kirik dari Dewas saya kira bagus kemarin, faktanya memang seperti itu, sehingga kami berharap yang ke depan pimpinan KPK benar-benar berintegritas dan benar-benar mau kerja untuk penuntasan agenda-agenda korupsi,” ujar Ali.
KPK menerima baik aduan Dewas Lembaga Antirasuah di DPR, kemarin. Sebagian pernyataan para pemantau itu akan dijadikan bahan evaluasi.