SDA DKI Targetkan 3 Embung dan Waduk Beroperasi Februari 2027

Pembangunan Embung Kebagusan, Pasar Minggu. Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

SDA DKI Targetkan 3 Embung dan Waduk Beroperasi Februari 2027

Anggi Tondi Martaon • 13 October 2026 21:17

Jakarta: Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menargetkan tiga proyek embung dan waduk yang masuk dalam JakTirta Project dapat beroperasi pada Februari 2027. Proyek tersebut untuk mendukung upaya pengendalian banjir di Ibu Kota.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin mengatakan, ketiga proyek tersebut meliputi Embung Kebagusan, Embung Cilandak Pondok Labu, dan Waduk Sunter Hulu TIU.

"Target kami adalah di Februari 2027 ketiga embung dan waduk ini sudah beroperasi," kata Ika dikutip dari Antara, Selasa, 13 Oktober 2026.
 


Dia menjelaskan Embung Kebagusan merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir di sistem tata air Kali Krukut-Kali Mampang. Embung dengan luas lahan sekitar dua hektare tersebut diperkirakan mampu mereduksi banjir di segmen hulu sekitar 1,43 hingga dua persen.

Sementara itu, kombinasi pembangunan Embung Kebagusan, Embung Cilandak Pondok Labu, dan normalisasi Kali Krukut-Petogogan diharapkan mampu mereduksi banjir di sistem tata air Krukut-Mampang sekitar delapan persen.

Dalam paparannya, Ika menyebut Embung Kebagusan memiliki kedalaman sekitar lima meter dari bagian top capping beam. Embung tersebut dilengkapi saluran masuk (inlet), saluran keluar (outlet), dan pintu air.


Pembangunan Embung Kebagusan, Pasar Minggu. Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Pembangunannya juga mencakup pembenahan saluran PHB Joe. Adapun anggaran pekerjaan fisik Embung Kebagusan mencapai sekitar Rp54 miliar, sedangkan pembebasan lahan seluas dua hektare diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp200 miliar.

Ika mengakui keterbatasan akses jalan menjadi salah satu kendala dalam pembangunan embung. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar pembangunan embung dan waduk berikutnya turut memperhitungkan penyediaan akses jalan menuju lokasi.

(Anggi Tondi)