Ilustrasi Abfallwirtschaft
14 Oktober Memperingati Apa? Ada Hari Sampah Elektronik hingga Hari Standar Dunia
Putri Purnama Sari • 14 October 2026 10:12
Jakarta: Tanggal 14 Oktober diperingati sebagai sejumlah hari penting, baik di tingkat internasional maupun dalam perayaan populer. Salah satunya adalah National I Love You Day yang menjadi momen untuk mengungkapkan rasa cinta kepada pasangan, keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat.
Selain itu, 14 Oktober 2026 juga bertepatan dengan Hari Standar Dunia atau World Standards Day. Ada pula Hari Sampah Elektronik Internasional dan Hari Gasing Internasional yang mengangkat isu lingkungan serta pelestarian permainan tradisional.
Berbagai peringatan tersebut memiliki makna dan tujuan berbeda. Lantas, 14 Oktober memperingati hari apa saja? Berikut informasinya.
Daftar Peringatan 14 Oktober
1. National I Love You DayNational I Love You Day diperingati setiap 14 Oktober sebagai momen untuk mengungkapkan rasa cinta dan kasih sayang kepada orang-orang terdekat.
Peringatan ini tidak hanya ditujukan kepada pasangan, tetapi juga keluarga dan sahabat. Ungkapan sederhana seperti “I love you” atau “Aku menyayangimu” dapat menjadi cara untuk menunjukkan perhatian dan penghargaan kepada orang lain.
National I Love You Day dikenal luas melalui media sosial dan dikaitkan dengan kampanye promosi film romantis Filipina Everyday I Love You pada 2015. Peringatan ini bukan hari libur resmi, melainkan perayaan populer yang berkembang di masyarakat.
2. Hari Standar Dunia
Hari Standar Dunia atau World Standards Day diperingati setiap 14 Oktober untuk mengapresiasi kontribusi para ahli yang mengembangkan standar internasional.
Standar berperan penting dalam memastikan kualitas, keamanan, dan kesesuaian berbagai produk maupun layanan. Penerapan standar juga membantu mempermudah perdagangan serta kerja sama antarnegara.
Tanggal 14 Oktober dipilih untuk mengenang pertemuan para delegasi dari 25 negara di London pada 1946 yang membahas pembentukan organisasi internasional untuk mengoordinasikan standardisasi. Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) kemudian resmi dibentuk pada 1947.
3. Hari Sampah Elektronik Internasional
Hari Sampah Elektronik Internasional atau International E-Waste Day bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak sampah elektronik bagi lingkungan. Pada 2026, peringatan ini jatuh pada 14 Oktober karena diselenggarakan setiap tahun pada Rabu kedua Oktober.
Sampah elektronik mencakup perangkat yang sudah tidak digunakan, seperti telepon seluler, komputer, televisi, dan peralatan rumah tangga. Jika tidak dikelola dengan benar, perangkat tersebut berpotensi mencemari lingkungan.
Peringatan ini mengajak masyarakat memperpanjang masa pakai perangkat elektronik, memperbaiki barang yang masih bisa digunakan, serta menyalurkan sampah elektronik ke fasilitas pengelolaan yang sesuai. 4. Hari Gasing Internasional
Hari Gasing Internasional atau International Top Spinning Day juga diperingati pada Rabu kedua Oktober. Pada 2026, peringatan ini jatuh pada 14 Oktober.
Peringatan tersebut mengajak masyarakat mengenal dan memainkan kembali gasing, mainan yang berputar pada porosnya. Di berbagai daerah, gasing memiliki bentuk, bahan, dan teknik permainan yang berbeda-beda.
Selain menjadi hiburan, permainan gasing juga dapat memperkenalkan prinsip gerak dan keseimbangan kepada anak-anak. Peringatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenalkan permainan tradisional kepada generasi muda.
5. Hari Anti-Perundungan Nasional
Hari Anti-Perundungan Nasional juga diperingati setiap Rabu kedua Oktober di Amerika Serikat untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan perundungan, khususnya di lingkungan sekolah.
Upaya penelitian mengenai perundungan antara lain dilakukan oleh psikolog Norwegia, Dan Olweus, setelah kasus bunuh diri tiga anak laki-laki yang menjadi korban perundungan pada 1983. Peristiwa penembakan di Columbine High School pada 1999 juga mendorong perhatian lebih besar terhadap keamanan dan pencegahan kekerasan di sekolah.
Peringatan ini menjadi momentum untuk mendorong korban maupun saksi perundungan agar berani bersuara dan melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.