Farhan Buka Opsi Tutup Resto 88 Seoul Jika Ada Pelanggaran

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Farhan Buka Opsi Tutup Resto 88 Seoul Jika Ada Pelanggaran

Lukman Diah Sari • 7 October 2026 20:33

Bandung: Pemerintah Kota Bandung membuka kemungkinan menghentikan operasional Resto 88 Seoul di Paskal 23 jika hasil investigasi menemukan pelanggaran serius terkait keamanan dan kebersihan makanan. Hal itu seiring ramainya dugaan keracunan mencapai 280 orang usai menyantap hidangan di restoran tersebut.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan, keputusan tersebut bergantung pada hasil pemeriksaan dan investigasi yang masih berlangsung.

"Bisa saja (ditutup). Tergantung dari temuan akhir," kata Farhan di Hotel Grandia Bandung, Rabu, 7 Oktober 2026.

Farhan menuturkan, saat ini restoran tersebut masih dalam proses penyelidikan Pemkot Bandung menyusul dugaan keracunan makanan yang dilaporkan sejumlah konsumen.

Menurut Farhan, pengujian sampel makanan masih dilakukan di laboratorium untuk mengetahui kemungkinan adanya kontaminasi. Farhan mengungkapkan, hasil pemeriksaan tidak dapat langsung disimpulkan karena sampel membutuhkan proses kultur untuk mengidentifikasi jenis kontaminasi.

"Diambil makanan, dikultur. Dua jam pertama ternyata keluarnya jenis A, dua jam kedua jenis B, dua jam ketiga jenis C. Nah, itu kemudian diambil kesimpulannya," jelas Farhan.

(Tangkapan layar/Threads.com)

Karena itu, lanjut Farhan, Pemkot Bandung masih menunggu hasil laboratorium sebelum menentukan langkah terhadap operasional restoran. Farhan menegaskan dapur restoran harus disterilisasi sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan makanan.

"Kami meminta seluruh catatan tersebut diperbaiki untuk memastikan keamanan makanan bagi konsumen," ungkap Farhan.

(Lukman Diah Sari)