DKI Catat 58 Kasus DBD pada Oktober 2026

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati. Foto- Antara

DKI Catat 58 Kasus DBD pada Oktober 2026

Nattasya Amani Vrazeti • 15 October 2026 17:07

Jakarta: Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat 58 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Ibu Kota pada Oktober 2026. Angka ini dinilai menunjukkan penurunan.

“Jumlah kasus Oktober sebesar 58 kasus dan turun dibanding kasus September,” ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati saat dikonfirmasi Metrotvnews.com pada Kamis, 15 Oktober 2026. 

Ani mengatakan bila dibandingkan secara kumulatif dari Januari hingga Oktober, tren kasus DBD tahun ini tercatat jauh lebih rendah. Angka tahun ini tercatat sekitar 16,5 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada  2025, serta 38,4 persen lebih rendah dari 2024.

Ani menegaskan penanganan DBD oleh Dinkes DKI difokuskan pada penguatan surveilans kewaspadaan dini, penyelidikan epidemiologi, pengendalian vektor, penguatan PSN 3M Plus bersama Jumantik. 

“Serta memastikan deteksi dan tata laksana pasien secara cepat di puskesmas dan rumah sakit,” kata Ani. 

Ilustrasi nyamuk. Dok. Medcom

Ani mengatakan fokus utama bukan hanya menekan jumlah kasus, tetapi mencegah kematian akibat dengue melalui deteksi dan penanganan sedini mungkin. Menjelang musim hujan, Ani mengaku memperkuat sinergi hingga tingkat bawah melalui penerbitan Surat Edaran Nomor 35 Tahun 2026 tentang Pencegahan DBD Melalui Sinergi Lintas Sektor dan Integrasi Data dalam Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD. 

Selain itu, Ani menyebut kampanye meningkatkan kewaspadaan masyarakat dilakukan pada Selasa, 27 September 2026 di area Bundaran HI. Kegiatan tersebut digelar saat Car Free Day dengan kolaborasi antara Dinas Kesehatan bersama PMI dan beberapa mitra lainnya. 

“Target kita bukan hanya menurunkan kasus, tetapi sebisa mungkin mencegah setiap kematian akibat DBD di Jakarta,” kata Ani.

(Siti Yona Hukmana)