Survei PPI: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintah Capai 65,4 Persen

Hasil survei Parameter Politik Indonesia terkait tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden. Foto: ANTARA/Imam Budilaksono.

Survei PPI: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintah Capai 65,4 Persen

Fachri Audhia Hafiez • 18 October 2026 16:06

Jakarta: Hasil survei Parameter Politik Indonesia (PPI) mencatat mayoritas responden mengaku puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Total responden tersebut mencapai 65,4 persen.

“Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah saat ini berada pada level yang cukup baik, yakni 65,4 persen,” tulis laporan data survei resmi PPI yang diterima di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 18 Oktober 2026.
 


Sementara 32,5 persen menyatakan sebaliknya. Sedangkan 2,1 persen sisanya tidak memberikan jawaban.

Data survei PPI mencatat faktor utama yang mendorong kepuasan publik adalah makin banyaknya bantuan sosial yang dirasakan masyarakat  16,7 persen; diikuti ketegasan penegakan hukum terhadap koruptor, 10,3 persen; keberhasilan program Sekolah Rakyat, 9,8 persen; serta efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), 8,5 persen.

Sebaliknya, kelompok responden yang menyatakan tidak puas mengeluhkan kondisi ekonomi yang dinilai sulit, 11,8 persen; penyaluran bantuan sosial yang dianggap kurang tepat sasaran, 11,4 persen;, tingginya harga kebutuhan pokok, 10,4 persen; hingga anggapan pemerintah kurang memperhatikan rakyat kecil, 6,7 persen.

Optimisme publik terhadap masa depan pemerintahan tetap tinggi. Riset ini menunjukkan sebanyak 67 persen responden meyakini pemerintah mampu menjalankan tugas dengan baik ke depan, sedangkan 24,4 persen mengaku ragu atau tidak percaya, dan 8,6 persen memilih tidak menjawab.


Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Dok. BPMI Setpres.

Saat ditanya mengenai program kerja paling menguntungkan, sebanyak 15,9 persen responden menempatkan bantuan sosial di urutan teratas. Program Sekolah Rakyat berada di posisi kedua dengan 12,6 persen, disusul MBG 11 persen, serta kebijakan sekolah hingga kuliah gratis, 8,1 persen.

Secara individu, lembaga survei ini merekam tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto berada di angka 65,2 persen. Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tercatat sebesar 49 persen.

“Hal ini menunjukkan bahwa untuk mampu mengembalikan level kepuasan hingga di atas 70 persen dibutuhkan peningkatan kinerja bersama,” tulis temuan survei tersebut.

Survei ini melibatkan 1.200 responden yang memiliki hak pilih (berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah) yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, dan 120 desa/kelurahan di Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling melalui wawancara tatap muka yang berlangsung pada 26 September hingga 6 Oktober 2026.

(Fachri Audhia Hafiez)