Kuota SPMB SMA Negeri di Babel Berlebih 1.000 Kursi

Ilustrasi siswa SMA. (Metrotvnews.com)

Kuota SPMB SMA Negeri di Babel Berlebih 1.000 Kursi

Lukman Diah Sari • 8 July 2026 14:09

Pangkalpinang: Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyebutkan kuota Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat Tahun Ajaran 2026/2027 berlebih 1.000 kursi. Dengan demikian, dipastikan seluruh siswa lulusan SMP dan sederajat tertampung di sekolah negeri di wilayah tersebut.

"Alhamdulillah, secara teknis proses SPMB jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat tahun ini berjalan lancar," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, Saipul Bakhri, di Pangkalpinang, Rabu, 8 Juli 2026, mengutip Antara.

Ia mengatakan jumlah lulusan SMP, MTs, dan sederajat pada 2026 sebanyak 26.000 siswa. Sementara itu, kuota atau daya tampung SPMB untuk jenjang SMA, SMK, MA, dan sederajat yang disediakan mencapai 27.000 siswa yang tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, dan Kota Pangkalpinang.

"Kita kelebihan kuota 1.000 siswa, sehingga dipastikan seluruh siswa tamatan SMP ini dapat bersekolah di sekolah negeri," jelas Saipul.

Saipul menegaskan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani telah berkomitmen tidak ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah karena tidak diterima di sekolah negeri. Langkah ini merupakan upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.

"Kita memberikan peluang dan akses ini untuk semua masyarakat, tetapi tidak semuanya juga tertampung di satu titik sekolah," ujarnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani saat mengunjungi SMKN Pangkalpinang ANTARA/Aprionis

Ia menyatakan bahwa dengan adanya kelebihan kuota di sekolah negeri, tentunya berimbas pada banyaknya sekolah yang kekurangan siswa baru, terutama sekolah swasta.

"Ini masih dalam proses, dan kita akan segera mencari solusi bagi sekolah-sekolah yang masih kekurangan siswa baru tahun ini," pungkasnya.

(Lukman Diah Sari)