Layanan Trauma Healing Korban Kecelakaan Kereta Didorong Dioptimalkan

Tim Konselor Polres Metro Bekasi Kota memberikan pendampingan psikologi kepada korban kecelakaan kereta api KAI dan KRL di RSUD Kota Bekasi. ANTARA/HO-Polda Metro Jaya.

Layanan Trauma Healing Korban Kecelakaan Kereta Didorong Dioptimalkan

Fachri Audhia Hafiez • 30 April 2026 11:32

Jakarta: Pemerintah didorong segera memberikan layanan penyembuhan trauma (trauma healing) bagi para korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Penanganan medis saja dinilai tidak cukup tanpa adanya dukungan psikososial yang kuat untuk memulihkan kondisi mental para korban dan keluarga.

“Layanan penyembuhan trauma dan dukungan psikososial harus segera diberikan. Pemulihan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemulihan korban secara keseluruhan,” tegas anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani, dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 30 April 2026.
 


Netty juga menginstruksikan agar seluruh hak korban, baik yang mengalami luka maupun keluarga korban meninggal dunia, dipenuhi secara cepat dan transparan. Ia menekankan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin perlindungan sosial dan kesehatan tanpa hambatan birokrasi yang rumit.

Ia meminta pihak terkait memastikan korban luka mendapatkan perawatan medis terbaik hingga benar-benar pulih. Sementara itu, bagi keluarga korban meninggal, santunan harus disalurkan dengan tepat sasaran sebagai bentuk tanggung jawab perlindungan sosial.

“Korban luka harus memperoleh layanan kesehatan terbaik hingga pulih. Sementara keluarga korban meninggal berhak mendapatkan santunan dan seluruh bentuk perlindungan sosial secara cepat, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.


Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuter Line setelah bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz/am.

Terkait penyebab kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang tersebut, Netty mendukung penuh investigasi menyeluruh oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Hasil investigasi ini diharapkan menjadi basis perbaikan total sistem keselamatan transportasi nasional.

“Investigasi harus dilakukan secara objektif, transparan, dan tuntas, untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Hasil investigasi ini harus menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan transportasi nasional agar tragedi serupa tidak terulang,” kata Netty.

Netty mengingatkan bahwa keselamatan penumpang adalah hak hidup masyarakat yang harus diprioritaskan. Evaluasi pada area perlintasan dan operasional kereta api harus segera dilakukan agar tragedi serupa tidak kembali terjadi di masa depan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)