Pendidikan vokasi. Foto: Ilustrasi Istimewa
Kolaborasi Guru-Siswa Perkuat Pendidikan Vokasi
M Sholahadhin Azhar • 24 February 2026 08:31
Jakarta: Pendidikan vokasi diperkuat melalui kolaborasi guru dan siswa. Salah satunya, dengan menggelah bengkel mandiri di Kecamatan Takari, Kupang.
Astra melalui Yayasan Astra secara bertahap melakukan pendampingan pendidikan vokasi yang mewadahi kolaborasi guru dan siswa. Termasuk, penguatan kapasitas guru, pengembangan pembelajaran berbasis praktik, serta peningkatan kesiapan siswa memasuki dunia kerja dan kewirausahaan.
"Bagi kami, pendidikan vokasi bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi tentang membangun kepercayaan diri dan kemandirian generasi muda," kata Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro, dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa, 24 Februari 2026.
SMK Negeri 1 Takari merupakan salah satu rujukan pendidikan vokasi di wilayah tersebut. Sekolah ini melayani siswa dari sejumlah desa sekitar seperti Desa Oesusu, Desa Benu, Desa Takari, serta desa-desa lain di kawasan pedalaman Kabupaten Kupang.
Program ini dijalankan oleh Yayasan Astra–Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim. Yakni, sebagai bentuk komitmen dalam memperluas akses pendidikan vokasi yang berkualitas di berbagai wilayah Indonesia.
“Melalui Yayasan Astra-Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, kami ingin memastikan para guru semakin kuat dalam mendampingi siswa, dan para siswa memiliki bekal nyata untuk bekerja maupun berwirausaha," kata Djony.

Pendidikan vokasi. Foto: Ilustrasi Istimewa
SMK Negeri 1 Takari saat ini memiliki 322 siswa yang terbagi dalam lima konsentrasi keahlian, yaitu kriya kreatif kayu dan rotan, kriya kreatif batik dan tekstil, desain pemodelan informasi bangunan, teknik kendaraan ringan, serta teknik pengelasan. Sekitar 80% siswa berasal dari keluarga dengan latar belakang ekonomi sederhana dan memilih jalur SMK dengan harapan dapat langsung bekerja setelah lulus.
"Dari wilayah seperti Takari, kami percaya akan lahir talenta-talenta yang mampu berkontribusi bagi bangsa,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro.