Satlimnas Miliki Peran Strategis Jaga Stabilitas Keamanan

Acara pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (DPP Aslinmas) Indonesia di berlangsung di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan. Foto: Dok. Istimewa.

Satlimnas Miliki Peran Strategis Jaga Stabilitas Keamanan

Anggi Tondi Martaon • 30 August 2026 15:47

Jakarta: Satuan perlindungan masyarakat (Satlimnas) dinilai memiliki peran strategis dalam masyarakat. Yakni, menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Hal itu disampaikan dalam sambutan Mendagri yang dibacakan Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus pada pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (DPP Aslinmas) Indonesia di berlangsung di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan. 

"Keberadaan Satlinmas menjadi garda terdepan di tingkat desa/kelurahan yang bekerja secara kolaboratif dengan pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah,” ungkap Akhmad melalui keterangan tertulis, Minggu, 30 Agustus 2026. 
 


Akhmad menyampaikan, jumlah anggota Satlinmas di seluruh Indonesia mencapai 1.247.815 personel. Jumlah tersebut merupakan representasi kekuatan sosial masyarakat yang sangat besar dan strategis dalam mendukung penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, pelindungan masyarakat, hingga penanggulangan bencana di tingkat desa dan kelurahan.

"Saya ingin menegaskan Satlinmas bukan sekadar pelengkap penyelenggaraan pemerintah daerah. Satlinmas adalah kekuatan masyarakat yang harus kita bina, kita berdayakan, dan kita tingkatkan kapasitasnya. Satlinmas hadir ketika masyarakat membutuhkannya termasuk ketika bencana,” terang Akhmad.

Dalam konteks pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ia menekankan pentingnya penguatan peran Satlinmas dalam melakukan pencegahan dan deteksi dini.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA sebagai Wakil Ketua Umum II DPP Aslinmas Indonesia. Deklarasi Nasional dan pengukuhan DPP Aslinmas juga diikuti Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru besertra sejumlah kepala saerah lainnya. Hadir pula Kepala Satpol PP dan aparatur Linmas provinsi dan kabupaten kota dari seluruh Indonesia.

Sementara itu, Safrizal menegaskan bahwa pengukuhan dirinya sebagai Wakil Ketua Umum II DPP Aslinmas Indonesia merupakan amanah untuk memperkuat peran Satlinmas. Sebab, satlimnas dinilai bagian penting dari ekosistem pemerintahan dan perlindungan masyarakat.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks. Mulai dari bencana hidrometeorologi, karhutla, dinamika sosial, hingga berbagai kondisi kedaruratan di tingkat lokal membutuhkan kesiapsiagaan yang tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga pada kekuatan masyarakat.

"Aslinmas harus kita bangun bukan sekadar sebagai wadah berhimpun, tetapi sebagai mesin penguatan kapasitas Satlinmas di seluruh Indonesia. Kita ingin setiap anggota Satlinmas memiliki pengetahuan, keterampilan, jejaring, dan kesiapsiagaan yang semakin baik untuk hadir dan memberikan perlindungan ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Safrizal.


Acara pengukuhan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (DPP Aslinmas) Indonesia di berlangsung di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatra Selatan. Foto: Dok. Istimewa.

Safrizal menilai, kekuatan utama Satlinmas terletak pada kedekatan dengan masyarakat. Sebab, mereka berada di lingkungan tempat masyarakat tinggal dan menjadi salah satu unsur pertama yang dapat mengetahui sekaligus merespons berbagai potensi gangguan ketenteraman, bencana, maupun kondisi kedaruratan.

"Kita ingin membangun Satlinmas yang semakin profesional, responsif, dan adaptif, tetapi tetap berakar pada semangat gotong royong. Karena perlindungan masyarakat pada hakikatnya bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah kerja bersama yang membutuhkan partisipasi dan kekuatan masyarakat,” ungkap Safrizal.

Safrizal mengatakan bakal  terus mendorong penguatan Satlinmas, baik dari sisi kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia maupun dukungan sarana dan prasarana.

"Hari ini kita tidak sekadar mengukuhkan sebuah kepengurusan. Kita sedang meletakkan fondasi bagi gerakan bersama untuk membangun Satlinmas yang lebih kuat, lebih siap, dan semakin dekat dengan masyarakat,” kata Safrizal.

(Fachri Audhia Hafiez)