BNPP Percepat Pembersihan Sisa Banjir Bandang di Aceh Tamiang Jelang Idulfitri

Proses pembersihan lumpur dan material sampah pasca-bencana di Aceh Tamiang. Dokumentasi/ istimewa

BNPP Percepat Pembersihan Sisa Banjir Bandang di Aceh Tamiang Jelang Idulfitri

Silvana Febiari • 17 March 2026 17:10

Aceh Tamiang: Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Komjen Pol Makhruzi Rahman kembali meninjau wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, 15 Maret 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pembersihan lumpur dan material sampah pasca-bencana berjalan optimal agar aktivitas dan mobilitas masyarakat segera pulih.

Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris BNPP didampingi Kelompok Ahli BNPP Nur Kholis. Ini merupakan bagian dari upaya penguatan analisis dan percepatan langkah pemulihan pasca-bencana di lapangan.

“Kami berharap sebelum Hari Raya Idulfitri sebagian besar lumpur dan sampah sudah dapat dibersihkan sehingga mobilitas masyarakat kembali lancar. Setelah itu, pembersihan akan dilanjutkan ke desa-desa lain yang juga terdampak,” ujar Makhruzi, Selasa, 17 Maret 2026.
 


Ia menjelaskan, kehadirannya kembali di Aceh merupakan penugasan langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP. Penugasan tersebut bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh.

“Saya diamanahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP untuk mengakselerasi pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan dump truck guna membersihkan material lumpur yang menutup akses jalan,” tuturnya.


Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Komjen Pol Makhruzi Rahman kembali meninjau wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang. Dokumentasi/ istimewa


Makhruzi mengungkapkan, upaya pembersihan difokuskan pada tiga kabupaten terdampak, yakni Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang. Khusus di Aceh Tamiang, kegiatan pembersihan dipusatkan di Kampung Landuh dengan target penyelesaian selama 14 hari.

“Ada tiga kabupaten yang kita tangani di Provinsi Aceh, yakni Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tamiang. Dari Aceh Tamiang, selanjutnya kita akan melakukan pengecekan ke Bireuen,” jelas dia.


Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Komjen Pol Makhruzi Rahman kembali meninjau wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang. Dokumentasi/ istimewa


Dalam peninjauan tersebut, Sekretaris BNPP juga didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar. Pemerintah daerah pun menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan kepedulian BNPP dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNPP RI beserta rombongan yang telah turun langsung membantu masyarakat, khususnya dalam membersihkan wilayah Kampung Landuh yang terdampak banjir,” ujar Syuibun.

Kegiatan peninjauan ditutup dengan penyerahan dukungan alat berat untuk mempercepat proses pembersihan di wilayah terdampak. Melalui langkah berkelanjutan ini, BNPP menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat, humanis, dan berdampak nyata bagi warga Aceh, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.


Proses pembersihan lumpur dan material sampah pasca-bencana di Aceh Tamiang. Dokumentasi/ istimewa

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)