Ilustrasi daging ayam potong. Foto: Dok. Istimewa.
Harga Ayam di RPH Pulogadung Berhasil Ditekan Jadi Rp38 Ribu
Fachri Audhia Hafiez • 19 March 2026 21:16
Jakarta: Perumda Dharma Jaya menindaklanjuti temuan Satgas Saber Pelanggaran Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) terkait tingginya harga ayam di tingkat pedagang eceran. Melalui langkah persuasif dan pengawasan ketat terhadap penyewa di Rumah Potong Hewan (RPH) Pulogadung, Jakarta Timur, harga ayam hidup (livebird) kini berhasil ditekan agar sesuai dengan regulasi pemerintah.
"Harga ayam di tingkat pedagang eceran yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp45.000 per kg, kini berhasil ditekan ke kisaran Rp38.500 hingga Rp40.500 per ekor," ujar Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 19 Maret 2026.
Dia mengatakan hasil ini berkat kolaborasi dan komunikasi dua arah. Setelah dilakukan sosialisasi dan dialog yang mendalam, terjadi penyesuaian harga yang signifikan.
Raditya menjelaskan bahwa langkah ini diambil menyusul adanya laporan pedagang eceran yang menjual ayam seharga Rp45.000 per kg akibat tingginya harga pasokan dari penyewa lahan di area RPH Pulogadung. Sebagai tindak lanjut, manajemen menerbitkan surat resmi mengenai ketentuan harga jual yang mengacu pada surat Satgas Saber Pelanggaran Pangan Nomor 13/SATGAS.SABER/03/2026.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman. Foto: Dok. Istimewa.
Penurunan harga ini merupakan komitmen nyata Dharma Jaya dalam mematuhi Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 529 Tahun 2024. Normalisasi harga di tingkat hulu diharapkan memberikan ruang bagi pedagang eceran untuk menjual daging ayam ras kepada masyarakat sesuai dengan harga acuan.
Raditya menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi adanya spekulasi harga di wilayah operasional BUMD DKI Jakarta tersebut. Fungsi kontrol akan terus diperketat guna memastikan stabilitas stok dan harga pangan tetap terjaga.
"Kami tidak mentoleransi adanya harga yang melampaui acuan pemerintah di wilayah operasional kami. Sinergi antara BUMD dan para penyewa ini diharapkan menjadi jaminan bagi warga Jakarta bahwa stok protein hewani tersedia dengan harga yang wajar dan terkendali," kata Raditya.