Ilustrasi, emas batangan. Foto: sempsajp.com
Harga Emas Dunia Naik di Tengah Ketegangan Tinggi AS-Iran
Husen Miftahudin • 25 April 2026 09:25
Chicago: Harga emas dunia sedikit naik pada perdagangan Jumat waktu setempat, ditopang oleh dolar yang lebih lemah, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran memberi sinyal bahwa mereka akan bertemu untuk putaran kedua pembicaraan di Pakistan.
Namun, logam mulia tersebut berada di jalur penurunan mingguan, karena melonjaknya harga minyak memicu kekhawatiran akan guncangan inflasi yang dipicu oleh sektor energi dan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu lama.
Mengutip Investing.com, Sabtu, 25 April 2026, harga emas spot sebagai harga pasar emas dunia saat ini, naik 0,3 persen menjadi USD4.710,57 per ons. Sementara harga emas berjangka sebagai patokan harga emas dunia untuk kontrak beli atau jual emas di masa depan, sedikit lebih tinggi menjadi USD4.725,40 per ons.
| Baca juga: Dolar AS Ambruk Lawan 6 Mata Uang Utama Dunia |
Dolar AS melemah
Harga emas batangan didorong oleh melemahnya dolar, karena investor menghindari status dolar sebagai aset aman dan beralih ke saham berisiko. Dolar AS yang lebih lemah cenderung meningkatkan daya tarik emas yang didenominasikan dalam dolar bagi pembeli asing.
Risiko perpindahan tersebut muncul setelah AS dan Iran mengatakan mereka akan bertemu untuk melakukan pembicaraan perdamaian lebih lanjut.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan ia memulai kunjungan tepat waktu ke Islamabad, Muscat, dan Moskow. Media pemerintah Iran dan Associated Press sebelumnya telah melaporkan tentang kunjungan tersebut, meskipun keduanya tidak menyebutkan apa pun tentang pertemuan Araghchi dengan para negosiator AS.
"Tujuan kunjungan saya adalah untuk berkoordinasi erat dengan mitra kami dalam hal-hal bilateral dan berkonsultasi tentang perkembangan regional. Negara-negara tetangga adalah prioritas kami," ucap Abbas Araghchi.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kemudian mengkonfirmasi laporan CNN bahwa Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan pengusaha Amerika Jared Kushner akan melakukan perjalanan ke Pakistan untuk pembicaraan lebih lanjut pada Sabtu pagi.
"Pihak Iran telah menghubungi kami, seperti yang diminta presiden, dan meminta percakapan tatap muka ini, jadi presiden mengirim Steve dan Jared untuk mendengarkan apa yang ingin mereka sampaikan. Dan kami berharap ini akan menjadi percakapan yang produktif dan mudah-mudahan dapat memajukan proses menuju kesepakatan," kata Leavitt kepada Fox News.
.jpg)
(Ilustrasi pegerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
Emas minggu ini turun hingga 3,2%
Sepanjang minggu ini, harga emas spot turun 2,5 persen, sementara harga emas berjangka turun 3,2 persen. Penurunan tersebut terjadi di tengah lonjakan besar harga minyak, dengan kontrak acuan mencatatkan kenaikan mingguan terbaik sejak awal Maret.
Serangkaian aktivitas angkatan laut di dalam dan sekitar Selat Hormuz telah menjaga ketegangan tetap tinggi antara AS dan Iran, sementara Teheran terus mempermasalahkan blokade angkatan laut Amerika yang sedang berlangsung.
Lonjakan harga minyak telah kembali memicu kekhawatiran bahwa tekanan harga dapat meningkat, sehingga bank sentral mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga. Aset yang tidak menghasilkan imbal hasil seperti emas cenderung berkinerja buruk dalam lingkungan suku bunga yang tinggi.
"Kejelasan mengenai fase selanjutnya dalam konflik Timur Tengah masih minim, dan sekarang tampaknya tekanan inflasi mungkin akan meluas," kata analis di ING dalam sebuah catatan.