Tol Cipali Diskon 30 Persen Mulai 15 Maret

Kondisi arus lalu lintas di Tol Cipali. Dokumentasi/istimewa

Tol Cipali Diskon 30 Persen Mulai 15 Maret

Ahmad Rofahan • 14 March 2026 19:02

Cirebon: Astra Tol Cipali akan memberlakukan potongan tarif tol sebesar 30 persen bagi pengguna jalan untuk mendukung kelancaran arus mudik. Diskon tarif berlaku mulai Minggu, 15 Maret 2026, pukul 00.00 WIB hingga Senin, 16 Maret pukul 24.00 WIB. 

“Sebagai dukungan terhadap program pemerintah dalam menciptakan kelancaran arus mudik, akan diberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen,” ujar Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, Sabtu, 14 Maret 2026

Diskon ini diberikan bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang. Menurut Ardam, kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mendistribusikan arus kendaraan agar tidak menumpuk pada waktu tertentu. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momentum diskon tarif ini guna merencanakan perjalanan mudik lebih awal,” katanya.
 


Sementara untuk arus lalu lintas menuju Cirebon melalui ruas Tol Cipali tampak meningkat signifikan. Hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sekitar 26 ribu kendaraan melintasi Cikopo menuju Cirebon, meningkat sekitar 75 persen dibandingkan volume kendaraan pada waktu yang sama sehari sebelumnya. 

Ardam mengatakan peningkatan volume kendaraan tersebut mulai terlihat seiring mendekatnya periode mudik Lebaran. “Pada Sabtu ini kami melihat adanya peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan menuju arah Cirebon. Hingga pukul 12.00 WIB tercatat sekitar 26 ribu kendaraan melintasi Cikopo menuju Cirebon,” kata Ardam di Cirebon. 

Ia menjelaskan lonjakan kendaraan tersebut menjadi indikasi awal meningkatnya mobilitas masyarakat yang mulai melakukan perjalanan lebih awal menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Peningkatan ini mencapai sekitar 75 persen dibandingkan volume pada jam yang sama kemarin. Hal ini menunjukkan adanya pergerakan masyarakat yang mulai memanfaatkan waktu lebih awal untuk melakukan perjalanan,” ujarnya.

Sementara arus kendaraan dari Cirebon menuju Jakarta juga terpantau cukup ramai, dengan sekitar 11 ribu kendaraan melintas melalui Cikopo. Secara keseluruhan, volume lalu lintas di ruas tersebut meningkat sekitar 48 persen dibandingkan periode waktu yang sama pada hari sebelumnya.

“Untuk arah sebaliknya, tercatat sekitar 11 ribu kendaraan yang melintas dari arah Cirebon menuju Jakarta hingga siang hari ini,” katanya.

Ia berharap dengan pengaturan waktu perjalanan yang lebih baik, masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih nyaman dan aman. “Dengan perencanaan perjalanan yang tepat, kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih nyaman, aman, dan lancar di sepanjang ruas Tol Cipali,” kata Ardam.

Arus Lalu Lintas di Jalur Pantura Cirebon Mulai Meningkat

Hal serupa juga terjadi di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Cirebon, Jawa Barat. Para pemudik yang didominasi oleh pengendara roda dua mulai memadati jalur utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur ini.

Mereka memilih pulang kampung lebih awal untuk menghindari kepadatan dan kemacetan saat perjalanan mendekati Hari Raya Idulfitri. Salah seorang pemudik asal Tegal, Jawa Tengah, Endin, mengatakan perjalanan dari Jakarta menuju kampung halamannya masih terbilang lancar meskipun jumlah kendaraan mulai bertambah.

“Perjalanan masih cukup lancar. Saya berangkat lebih awal supaya tidak terjebak macet saat arus mudik mulai padat,” kata Endin.


Para pemudik saat melintasi jalur Pantura Cirebon. Metrotvnews.com/Ahmad Rofahan


Pemudik lain asal Tegal, Windu, juga mengungkapkan hal yang sama. Ia menilai kondisi arus lalu lintas di Jalur Pantura Cirebon masih cukup lancar, meskipun jumlah kendaraan mulai meningkat dibandingkan hari biasa.

“Hari ini saya memilih berangkat pagi dari Bekasi menuju Tegal. Tadi memang sudah terlihat banyak orang yang mulai mudik,” ujar Windu.

Sementara itu, Kepala Pos Pengamanan Kanggraksan Polres Cirebon Kota, AKP Juntar Hutasoit, mengatakan peningkatan volume kendaraan mulai terlihat sejak Jumat 13 Maret 2026 malam.

Selain para pemudik, aktivitas masyarakat lokal juga masih cukup tinggi, sehingga arus lalu lintas terpantau ramai. Namun, ia memastikan arus lalu lintas menuju Jawa Tengah masih lancar.

“Sejak Jumat malam dibandingkan hari-hari biasa sudah ada peningkatan. Namun arus lalu lintas dari Jakarta menuju Jawa Tengah masih relatif lancar,” ungkap Juntar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)