Foto Drone Merops. Sumber: US Army
Drone Merops Andalan AS Redam Drone Iran, Berikut Keunggulannya
Muhamad Marup • 11 March 2026 12:57
Jakarta: Militer Amerika Serikat (AS) mengandalkan sistem anti-drone, Merops, untuk memperkuat pertahanan menghadapi drone Iran. Melansir Apnews.com, meski AS telah menggunakan sistem rudal patriot, pertahanan anti-drone yang efektif di Timur Tengah masih terbatas.
Melansir militarnyi.com, Merops digunakan dalam perang antara Rusia dengan Ukraina dan telah menembak jatuh lebih dari seribu drone Shahed Rusia. Merops diketahui mampu mencapai kecepatan lebih dari 280 km/jam.
Baca Juga :
Kecil dan Ringkas
Melansir greydynamics.com, Merops berukuran kecil dan cukup ringkas memungkinkan perlindungan cepat terhadap pangkalan, perbatasan, dan bandara. Dalam uji coba oleh Nato, tampak Merops muat di bak truk pikap.
Dengan ukurannya yang kecil, Merops memiliki kemampuan mobilitas tinggi untuk menghentikan drone lain berukuran kecil.

Foto Drone Merops. Sumber: US Army
Penggunaan AI
Merops menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi drone yang sulit dilihat pada radar militer konvensional, bahkan ketika komunikasi satelit dan elektronik terganggu.
Keunggulan tersebut sangat cocok untuk pertahanan udara jarak pendek dan pertahanan udara berbasis darat.
Sensor dan Radar
Sistem memperoleh kemampuan untuk menerima data dari berbagai sistem radar. Merops dikabarkan telah terintegrasi radar RPS-42 buatan Italia sehingga memiliki kompatibilitas yang tinggi dengan berbagai stasiun radar.
Sistem ini berbasis pada drone pertahanan udara AS3 Surveyor. Drone Surveyor dapat beroperasi secara otonom atau di bawah kendali jarak jauh.

Foto Drone Merops. Sumber: US Army
Drone ini dilengkapi dengan sensor untuk melacak target dan membawa hulu ledak kecil yang cukup untuk menghancurkan drone tipe Shahed.
Merops dapat menemukan dan mengikuti Drone kecil menggunakan sensor, dan tetap berfungsi bahkan ketika sinyal elektronik sedang dihalangi.
Mudah dan Murah
Setiap sistem mencakup stasiun kendali darat, peluncur, dan drone pencegat. Untuk penggunaan Merops, pelatihannya jauh lebih singkat daripada pelatihan senjata yang lebih canggih yaitu selama dua minggu.
Sistem MEROPS merupakan cara yang jauh lebih murah untuk menghentikan drone daripada menggunakan jet tempur F-35 atau rudal permukaan-ke-udara (SAM) kelas atas. Setiap drone berharga sekitar USD14.5 ribu.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com