Kerusakan akibat pertempuran antara Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung sejak Februari 2022. (Anadolu Agency)
Serangan Rusia di Ukraina Tewaskan 6 Orang, Kyiv Balas Serang Armada di Laut Azov
Willy Haryono • 12 July 2026 12:05
Kyiv: Serangan rudal dan drone Rusia ke sejumlah wilayah Ukraina menewaskan sedikitnya enam orang, termasuk seorang anak-anak, dan melukai 29 lainnya, menurut pejabat Ukraina pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Di saat yang sama, militer Ukraina mengklaim berhasil merusak lebih dari dua lusin kapal tanker dan kapal pendukung Rusia dalam operasi di Laut Azov.
Dikutip dari AsiaOne, Minggu, 12 Juli 2026, Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyatakan sebanyak 21 kapal tanker yang digunakan untuk mengangkut minyak dan produk petroleum mengalami kerusakan dalam serangan semalam.
Selain itu, empat kapal tunda, dua kapal kargo, dan satu kapal pengeruk juga dilaporkan terkena serangan. Namun, otoritas Rusia membantah skala kerusakan tersebut dan menyebut hanya empat kapal yang menjadi sasaran serangan drone Ukraina.
Pemerintah Rusia juga melaporkan satu orang tewas akibat serangan tersebut.
Di wilayah Sumy, Ukraina timur laut, empat orang, termasuk seorang anak, meninggal dunia setelah dua bom luncur udara menghantam kawasan yang dipenuhi warga sipil.
Kepala Administrasi Regional Sumy Oleh Hryhorov mengatakan sedikitnya 17 orang lainnya mengalami luka-luka dalam serangan tersebut.
Aksi Saling Serang
Sementara itu di Kyiv, sedikitnya 11 orang, termasuk seorang anak, terluka akibat serangan rudal dan drone Rusia pada malam hari. Layanan Darurat Negara Ukraina melaporkan ledakan dan kebakaran terjadi di sejumlah distrik ibu kota, termasuk Solomianskyi, Darnytskyi, dan Dniprovskyi.Di wilayah Odesa, Ukraina selatan, dua orang dilaporkan tewas setelah sebuah rudal Rusia menghantam sebuah bangunan.
Kepala Administrasi Regional Odesa Oleh Kiper mengatakan satu orang lainnya mengalami luka akibat serpihan ledakan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia meluncurkan 12 rudal, termasuk enam rudal balistik, serta 121 drone ke berbagai wilayah Ukraina dalam semalam.
Menurutnya, sebagian besar drone dan beberapa rudal berhasil dicegat, namun rudal balistik tetap berhasil mencapai sasarannya.
Zelensky kembali menyoroti keterbatasan sistem pertahanan udara Ukraina dalam menghadapi serangan rudal balistik Rusia.
Angkatan Udara Ukraina menyatakan berhasil menembak jatuh atau mengganggu secara elektronik dua rudal dan 111 drone Rusia, meskipun serangan langsung tetap tercatat di 11 lokasi berbeda.
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan mereka menyasar fasilitas produksi drone di Kyiv serta pelabuhan Izmail dan Chornomorsk di wilayah Odesa.
Moskow juga mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil menghancurkan 178 drone Ukraina di delapan wilayah Rusia, termasuk di Semenanjung Krimea yang diduduki Rusia serta di wilayah Laut Hitam dan Laut Azov.
Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina meningkatkan serangan terhadap kilang minyak dan infrastruktur energi Rusia sebagai upaya melemahkan kemampuan logistik dan militer Moskow, yang menurut sejumlah laporan telah memicu kelangkaan bahan bakar di beberapa wilayah Rusia.
Baca juga: Putus Pasokan Krimea, Militer Ukraina Gempur Puluhan Kapal Rusia di Laut Azov