35 Personel Brimob Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Kendari

Personel Brimob saat melaksanakan sterilisasi di geraja Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis, 14 Mei 2026. ANTARA/HO-Polda Sultra

35 Personel Brimob Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Kendari

Silvana Febiari • 14 May 2026 23:37

Kendari: Sebanyak 35 personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) dikerahkan untuk mengamankan gereja pada pelaksanaan ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Kota Kendari. Mereka melakukan sterilisasi gereja guna mengecek potensi ancaman sebelum pelaksanaan ibadah.

"Pengaman kita kami ada 35 personel yang sterilisasi gereja tadi sebelum masyarakat beribadah," kata Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra Kompol Asri Dyni, dilansir dari Antara, Kamis, 14 Mei 2026. 

Ia mengatakan personel Brimob yang dikerahkan untuk pengamanan dibagi dalam empat komposit atau grup. Setiap komposit diisi delapan personel.
 


Para personel tersebut mengamankan gereja yang ada di empat wilayah hukum Polresta Kendari, seperti zona Baruga dan Ranoomeeto, zona Wua-wua, Kemayara Puuwatu, Zona Abeli, Poasia, serta wilayah Kendari dan Kendari Barat.

"Total pengaman untuk 45 gereja yang ada di wilayah hukum Polresta Kendari," jelas Asri.

Brimob Polda Sultra juga menyiagakan personel untuk menjaga masyarakat di gereja selama pelaksanaan ibadah Kenaikan Yesus Kristus. Selain itu, ada pula personel tim Batalyon Pelopor yang berpatroli keamanan di setiap gereja.


Lukisan ilustrasi kenaikan Yesus Kristus. (Gebhard Fugel)


Asri menjelaskan sterilisasi dan patroli pengamanan tersebut merupakan standar operasional prosedur (SOP) Brimob Polri. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang beribadah.

"Tentu tujuannya masyarakat yang beribadah di peringatan Kenaikan Yesus Kristus bisa tenang, aman tanpa gangguan," ucapnya.

Ia mengatakan selama operasi pengamanan tersebut tidak ditemukan benda-benda mencurigakan di setiap gereja. Hal itu memastikan proses ibadah dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)