Penyaluran air bersih. Foto: dok. Antara.
BPBD DKI Gandeng PAM Jaya Distribusikan Air Bersih Antisipasi Kekeringan
Nattasya Amani Vrazeti • 17 September 2026 18:33
Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta berkoordinasi dengan PAM Jaya dan dinas terkait untuk mengantisipasi dampak kekeringan meteorologis. Langkah ini dilakukan dengan memantau langsung ketersediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menyatakan perhatian utama saat ini berfokus pada dampak langsung yang dirasakan warga. Pihaknya berupaya memastikan kebutuhan air harian masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.
"Untuk wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, BPBD berkoordinasi dengan PAM Jaya dan unsur terkait untuk memastikan kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi, termasuk melalui pengisian reservoir dan distribusi air apabila diperlukan," ujar Marulitua saat dihubungi Metrotvnews.com, Kamis, 17 September 2026.
"Ada 13 laporan permohonan dukungan air bersih yang kami terima dari layanan Jakarta Siaga 112. Kami terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan," ucap Marulitua.
Pendataan serta pemantauan berkala terus dilakukan secara kolaboratif bersama BMKG dan perangkat daerah hingga tingkat kelurahan. Langkah ini diambil agar pemetaan wilayah krisis air berjalan optimal.
.jpg)
Ilustrasi DKI Jakarta. Foto: dok. Medcom.
Menghadapi kondisi kekeringan saat ini, Marulitua mengimbau masyarakat untuk lebih menghemat penggunaan air. Warga juga diminta hanya memantau saluran informasi resmi pemerintah agar terhindar dari disinformasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pemborosan air selama periode musim kemarau ini," kata Marulitua.