Kondisi air di rumah warga Kelurahan Cilandak Timur, Jakarta Selatan. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.
Kekeringan, Warga Cilandak Timur Keluhkan Air Sumur Menipis dan Berbau
Metro TV • 17 September 2026 16:49
Jakarta: Kekeringan dampak musim kemarau mulai melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta. Tak terkecuali di Kelurahan Cilandak Timur, Jakarta Selatan, warga mulai mengeluhkan menurunnya volume air disertai bau tak sedap.
“Ya kecil airnya gitu, cuma ada bau, bau gitu. Bau besi apa bau kayak bau selokan gitu,” kata warga setempat, Ariani, ketika ditemui Metrotvnews.com, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga :
“Keluar sih masih, sedikit-sedikit keluar gitu. Masih nggak begitu kering banget, masih keluar,” kata Ariani.
Untuk mengantisipasi penurunan volume air di tengah musim kemarau ini, Ariani menyiasatinya dengan menampung air hingga menghemat penggunaannya. Dia mengatakan, air mulai ditampung sejak subuh karena mengalirnya cukup deras.
“Kalau siang gini nggak (mengalir). Jadi nampungnya subuh tuh buat mandi,” kata Ariani
Menghadapi kondisi kekurangan air, Ariani pun mendaftarkan diri sebagai penerima bantuan air dari PAM Jaya. Pihak RT setempat disebut memfasilitasi warga yang mulai kekurangan air.
Ketua RT setempat, Gatot mengungkapkan kurang lebih ada 12 rumah dari 145 rumah di lingkungannya yang telah terdaftar sebagai penerima bantuan air bersih. Menurut dia, sumur di rumah-rumah tersebut ada yang sepenuhnya telah kering.
“(Dari) 145 rumah udah ada 12 orang yang nge-list. Yang bener-bener kering,” kata Gatot.

Ilustrasi air bersih. Foto: Freepik
Warga telah diminta mendaftarkan diri sejak tiga hari lalu. Namun, hingga saat ini Gatot belum mendapat informasi lebih lanjut terkait kapan bantuan air tersebut disalurkan PAM Jaya.
“Belum tahu. Dari Pam (Jaya) belum (ada pemberitahuan),” kata Gatot.
(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)