ILUSTRASI - Pekerja menyusun barang ke dalam truk yang akan dikirim ke pelanggan pada jasa pengiriman belum lama ini. (ANTARA/Angga Palguna/wsj)
BPS Catat Jumlah Pengangguran di Kalteng Turun
Silvana Febiari • 6 May 2026 11:58
Palangkaraya: Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat jumlah pengangguran pada Februari 2026 sekitar 51.710 orang. Angka tersebut turun dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 52.050 orang.
Pelaksana tugas Kepala BPS Kalteng Maria Wahyu Utami mengatakan komposisi angkatan kerja pada Februari 2026 terdiri dari lebih dari 1,4 juta penduduk bekerja dan 51.710 orang pengangguran.
"Dibandingkan Februari 2025, jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk bekerja masing-masing bertambah sebanyak 6,33 ribu (6.330) orang dan 6,68 (6.680) ribu orang," ucapnya, dilansir dari Antara, Rabu, 6 Mei 2026.
Berdasarkan jumlah penduduk usia kerja (PUK), pada Februari 2026 tercatat sebanyak 2.174.140 orang. Jumlah tersebut bertambah 30.700 orang dibanding Februari 2025.
Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja yang mencapai 1.504,52 ribu orang atau 1.504.520 orang. Sisanya termasuk bukan angkatan kerja 669,62 ribu orang atau 669.620 orang.

Ilustrasi pengangguran. Foto: dok Metrotvnews.com
Sementara itu, tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada Februari 2026 tercatat sebesar 69,20 persen. Angka tersebut turun 0,70 persen poin dibanding Februari 2025.
TPAK merupakan persentase jumlah angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja. Indikator ini menggambarkan besarnya proporsi penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu wilayah.
Dia memaparkan hasil survei angkatan kerja nasional (Sakernas) pada Februari 2026, terdapat tiga lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja paling tinggi di provinsi ini. Sektor pertanian mencapai 35,32 persen, diikuti perdagangan 13,29 persen, serta pertambangan 10,08 persen.