Sampel DNA Korban Bus ALS di Muratara Dikirim ke Mabes Polri

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Kombes Pol Budi Susanto saat konferensi pers di Palembang, Kamis, 7 Mei 2026. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Sampel DNA Korban Bus ALS di Muratara Dikirim ke Mabes Polri

Silvana Febiari • 8 May 2026 08:29

Palembang: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatra Selatan mengirimkan sampel "deoxyribonucleic acid"(DNA) korban kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatra (ALS) di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ke laboratorium Mabes Polri. Hal ini dilakukan guna mempercepat proses identifikasi korban.

“Kami sedang memilih sampel yang terbaik untuk dikirim,” kata Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Kombes Pol Budi Susanto, dilansir dari Antara, Jumat, 8 Mei 2026. 

Budi mengatakan proses identifikasi terkendala kondisi jenazah korban yang mengalami luka bakar berat akibat kecelakaan dan kebakaran bus tersebut. Seluruh korban mengalami luka bakar hingga 99 persen karena terbakar hangus.
 


Tim DVI Polda Sumsel bersama Mabes Polri mengalami kesulitan mencocokkan identitas korban. Pasalnya, sebagian besar tubuh korban sudah tidak dapat dikenali.

Tim forensik kini memilih sampel terbaik yang masih memungkinkan digunakan untuk proses identifikasi. Sampel tersebut kemudian dikirim ke laboratorium Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan data dengan sampel keluarga korban.


Bus ASL dan Truk Tangki BBM saat terbakar, Rabu, 6 Mei 2026. (ANTARA/HO/Ist)

Budi menambahkan dari 16 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, sebanyak 11 di antaranya telah dilakukan pengambilan sampel dari pihak keluarga. Sementara lima jenazah lainnya masih menunggu kedatangan keluarga korban.

“Kami masih menunggu pihak keluarga dari lima jenazah ini untuk dilakukan pengambilan sampel,” ungkap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)