Bersihkan 700 Ton Sehari, Sampah Pasar Induk Kramat Jati Rampung 10 April

Ilustrasi sampah di Pasar Induk Kramat Jati. Foto: Dok. Antara.

Bersihkan 700 Ton Sehari, Sampah Pasar Induk Kramat Jati Rampung 10 April

Aris Setya • 8 April 2026 17:08

Jakarta: Perumda Pasar Jaya menargetkan penanganan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, rampung sepenuhnya pada Jumat, 10 April 2026. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait percepatan normalisasi kebersihan di pasar induk terbesar di Ibu Kota tersebut.

"Insya Allah tiga hari ke depan sudah selesai. Hari Jumat, 10 April kita targetkan seluruh penanganan tuntas," kata Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan di Pasar Pal Meriam, Matraman, Jakarta Timur, Rabu, 8 April 2026.
 


Agus memastikan pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta untuk mengejar tenggat waktu tersebut. Dalam proses pembersihan ini, puluhan armada pengangkut dikerahkan setiap harinya guna memastikan volume sampah yang menumpuk dapat segera terurai.

Guna mempercepat proses pengangkutan, Pasar Jaya menyiagakan puluhan truk yang bekerja bahu-membahu dengan petugas di lapangan. Kapasitas pengangkutan yang dikerahkan saat ini diklaim cukup signifikan untuk mengurangi tumpukan sampah dalam waktu singkat.

"Kita alhamdulillah bahu-membahu dengan Dinas Lingkungan Hidup. Tiap hari hampir 40 ritase. Itu setara dengan 600 sampai 700 ton sampah yang kita angkut," ungkap Agus.


Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Selain melakukan pengangkutan massal, Pasar Jaya juga mulai melirik solusi jangka panjang melalui teknologi pengelolaan sampah mandiri. Salah satu yang tengah disiapkan adalah pengoperasian mesin insinerator di area pasar untuk mengurangi beban sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir.

"Itu masih trial (uji coba). Nanti akan segera kita umumkan kalau sudah mulai beroperasi," ucapnya.

Keberadaan insinerator ini diproyeksikan menjadi bagian dari rencana besar Pasar Jaya untuk mewujudkan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman. Hal ini sejalan dengan keinginan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo yang meminta pasar-pasar di Ibu Kota mengedepankan aspek kebersihan bagi kenyamanan masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)