Helikopter Dauphin HR 3601 milik Basarnas mendarat di Lanud Sjamsudin Noor membawa dua kantong jenazah, Selasa (15/9/2026). ANTARA/Firman
Empat Kantong Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Diterbangkan ke Banjarbaru
Whisnu Mardiansyah • 15 September 2026 16:32
Banjarbaru: Empat korban meninggal dunia dalam musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 dievakuasi melalui jalur udara menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dari pangkalan TNI Angkatan Udara tersebut, keempat korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan identifikasi.
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman LP Ambarita mengatakan empat korban dievakuasi dari kapal penampung yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Hari ini empat korban meninggal dunia berhasil dievakuasi dari kapal penampung di sekitar lokasi kejadian dan diterbangkan menuju Lanud Sjamsudin Noor," kata Hilman di Banjarbaru, seperti dilansir Antara, Selasa, 15 September 2026.
Empat kantong jenazah tersebut tiba di Lanud Sjamsudin Noor secara bertahap menggunakan dua helikopter. Helikopter Dauphin HR 3601 milik Basarnas menjadi unsur pertama yang tiba sekitar pukul 11.25 Wita dengan membawa dua kantong jenazah.
Sekitar 30 menit kemudian, helikopter Polri mendarat di Lanud Sjamsudin Noor pada pukul 11.54 Wita. Pesawat tersebut membawa dua kantong jenazah lainnya.
Sebelum dievakuasi melalui udara, keempat korban berada di KM TB TCB yang digunakan sebagai kapal penampung di sekitar lokasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Setelah tiba di Lanud Sjamsudin Noor, petugas langsung memindahkan keempat kantong jenazah dari helikopter ke ambulans. Selanjutnya, jenazah dibawa menuju RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri akan melakukan pemeriksaan guna memastikan identitas keempat korban.
.jpeg)
Korban selamat ceritakan KM Virgo Transport 8 oleng ke kiri sebelum tenggelam. Foto: Tangkapan layar.
Hilman mengatakan dukungan evakuasi melalui jalur udara pada hari ketiga operasi SAR diarahkan untuk memindahkan korban meninggal dunia dari kapal penampung menuju fasilitas kesehatan di darat.
Menurut dia, setiap korban yang tiba di Lanud Sjamsudin Noor langsung mendapatkan penanganan awal sebelum diserahkan kepada unsur terkait untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Lanud Sjamsudin Noor juga menjadi salah satu unsur pendukung dalam operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban musibah KM Virgo Transport 8.
"Selain mendukung pergerakan unsur udara, Lanud Sjamsudin Noor menjadi salah satu titik penting dalam proses penerimaan dan evakuasi korban yang berhasil ditemukan dari wilayah perairan Laut Jawa," ucapnya.