Penataan Kawasan Unggulan di Gunung Sahari Rampung Akhir September

Kegiatan penataan kawasan di Gang Garuda RT 08/RW 06 Gunung Sahari Selatan pada Kamis (17/9/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakpus

Penataan Kawasan Unggulan di Gunung Sahari Rampung Akhir September

Siti Yona Hukmana • 18 September 2026 11:01

Jakarta: Penataan kawasan unggulan pada Triwulan III di Gang Garuda RT 08/RW 06, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Jakarta Pusat, ditargetkan rampung pada akhir September 2026. Penataan kawasan telah mencapai 80 persen.

"Penataan kawasan di Gang Garuda sudah berjalan tiga bulan, telah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung akhir September," kata Sekretaris Kelurahan Gunung Sahari Selatan Tarida Nababan dalam keterangan di Jakarta, dilansir Antara, Jumat, 18 September 2026.

Tarida mengatakan kawasan tersebut sebelumnya dalam kondisi tidak terawat dan dipenuhi sampah serta puing. Penataan dilakukan melalui kolaborasi antara pengurus RT, RW, LMK, petugas PPSU, dan sejumlah satuan kerja perangkat daerah terkait.

"Kita jadikan kembali tempat ini menjadi taman yang asri penuh dengan tanaman dan mural yang menyejukkan mata ketika melihatnya," ujar Tarida.

Dalam penataan tersebut, kelurahan menyediakan sarana pengelolaan lingkungan berupa lubang biopori, wadah botol plastik, serta pengolahan eco enzyme. Tarida menjelaskan botol plastik yang dikumpulkan warga akan ditimbang setiap Jumat dan hasilnya dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan penataan kawasan di Gang Garuda RT 08/RW 06 Gunung Sahari Selatan pada Kamis (17/9/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakpus

Sementara itu, eco enzyme yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di kawasan tersebut. Tarida menyebut penataan melibatkan enam petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Gunung Sahari Selatan serta berkolaborasi dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Lingkungan Hidup, Bina Marga, RT, RW, dan LMK.

Kelurahan juga mengajukan permohonan kepada Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) untuk penyediaan bibit tanaman produktif yang nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitar. Selain itu, penerangan di kawasan tersebut akan ditingkatkan.

"Saya mengimbau kepada warga masyarakat dan kelembagaan bahwa taman ini dibuat milik bersama dan bertanggung jawab bersama agar apa yang telah ditata tetap dipertahankan serta dirawat," kata Tarida.

Sementara itu, warga RT 08/RW 06, Teguh, mengapresiasi penataan yang dilakukan Kelurahan Gunung Sahari Selatan karena mengubah kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi lebih bersih dan asri.

"Saya senang melihat tempat yang dulu terdapat sampah, puing-puing, kumuh, kini menjadi bersih dan indah dengan penataan kawasan yang dilakukan jajaran Kelurahan Gunung Sahari Selatan," ujarnya.

(Siti Yona Hukmana)