Kondisi antrean truk yang ingin memutar arah di putaran Cakung. Foto: Antara.
Antisipasi Kemacetan, Dishub DKI Jakarta Tutup Putaran Cakung
Anggi Tondi Martaon • 23 July 2026 11:18
Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara putaran Cakung di kawasan Cakung-Cilincing. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan, khususnya antrean truk kontainer.
"Iya, jadi tadi kan kita lihat (semalam) padat banget ya, dan tidak bergerak sama sekali. Ternyata salah satunya adalah di putaran ini. Semua antre di sini. Oleh karenanya kita tutup putaran ini," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin, dikutip dari Antara, Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut Budi, antrean truk yang ingin memutar arah membuat arus lalu lintas tidak bergerak. Pihaknya mengalihkan arus kendaraan menuju kawasan Terminal Tanah Merdeka, yang dinilai lebih memadai sebagai tempat menunggu dibandingkan antre di badan jalan.
Para pengemudi dapat beristirahat maupun menunggu hingga kondisi lalu lintas kembali normal atau sampai waktu yang tepat untuk melanjutkan perjalanan.
"Untuk para pengendara, bagi mereka yang menunggu lama di jalan, lebih baik mereka ke Terminal Tanah Merdeka. Dan itu bisa menampung 200 truk. Nah, ini kita arahkan semua agar mereka bisa ke sana. Seperti itu. Dan ini kita lihat antriannya tadi sudah mencair dan jauh, ya. Dan mereka bisa beristirahat di sana," jelas Budi.
Budi mengimbau pengemudi truk kontainer yang hendak melakukan putar arah agar mengikuti pengalihan yang telah disiapkan petugas. Yakni, menuju putaran lain maupun ke Terminal Tanah Merdeka.
.jpeg)
Kondisi arus lalu lintas di Cakung-Cilincing yang mengalami kemacetan. Foto: X TMC Polda Metro Jaya.
Sattuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan, kemacetan parah yang terjadi di ruas Jalan Raya Bekasi hingga Jalan Raya Cakung-Cilincing dipicu akibat aktivitas bongkar muat truk di sejumlah depo. "Betul, jadi penyebab kemacetan panjang itu akibat truk-truk bongkar muat di beberapa depo di Cakung," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Harnas Prihandito.
Banyaknya truk yang keluar masuk area depo menyebabkan kapasitas jalan berkurang. Sehingga arus kendaraan tersendat, terutama pada jam-jam sibuk.
Perlambatan arus lalu lintas di Jalan Raya Bekasi maupun Jalan Raya Cakung-Cilincing semakin terjadi, apalagi jalur tersebut merupakan jalur utama bagi kendaraan pribadi, angkutan umum, dan kendaraan logistik.