KY Umumkan 23 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Lolos ke Tahap Wawancara

Gedung Komisi Yudisial (KY). Foto: Istimewa.

KY Umumkan 23 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Lolos ke Tahap Wawancara

Gabriella Thesa Widiari • 28 July 2026 18:51

Jakarta: Komisi Yudisial (KY) mengumumkan 23 calon hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung (MA) 2026, lolos ke tahap wawancara. Tahapan selanjutnya itu akan dilaksanakan pada 3-7 Agustus 2026.

"Terhitung tanggal 28 Juli 2026, atas hasil seleksi ini, Komisi Yudisial tepatnya pada tanggal 13.30 WIB telah melakukan rapat pleno untuk menentukan calon-calon yang dinyatakan lolos atas hasil seleksi ini," ujar Wakil Ketua KY Desmihardi, dilansir dari Antara, Selasa, 28 Juli 2026.

Dia memerinci, sebelumnya ada 42 orang calon yang mengikuti seleksi kesehatan, kepribadian dan rekam jejak. Dari jumlah tersebut, 23 di antaranya lolos ke tahap wawancara.

Anggota KY Bidang Rekrutmen Hakim Prof Andi Muhammad Asrun mengatakan, keputusan kelulusan seleksi kesehatan dan kepribadian yang dibacakan oleh KY bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Ia mengingatkan seluruh calon yang dinyatakan lolos berhak mengikuti seleksi wawancara sesuai jadwal yang telah ditentukan. Bagi calon yang tidak mengikuti seleksi wawancara dinyatakan gugur.

"Semua keputusan terkait dengan hasil seleksi ditentukan oleh rapat pleno komisioner Komisi Yudisial, jadi bukan perorangan," kata Andi.


Anggota KY Bidang Rekrutmen Hakim Andi Muhammad Asrun. Foto: Antara.

Juru Bicara KY Anita Kadir menambahkan, komponen penilaian seleksi kesehatan dan kepribadian terdiri atas hasil pemeriksaan kesehatan, asesmen potensi dan kompetensi non teknis serta rekam jejak.

Dia memerinci calon-calon hakim agung yang berhak mengikuti seleksi wawancara akhir. Di antaranya yaitu untuk calon hakim agung kamar pidana ada sembilan orang calon, kamar perdata empat orang calon, kamar agama tiga orang calon, dan kamar tata usaha khusus pajak tiga orang calon.

Kemudian, calon hakim ad hoc tipikor ada dua orang calon dan ad hoc HAM ada dua calon. Para calon hakim agung dan calon hakim ad hoc yang lolos seleksi ini berasal dari kalangan praktisi kehakiman, akademisi, advokat, hingga staf dan pejabat di MA.

"Para peserta yang lolos diminta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan atau kelulusan dalam proses seleksi ini," kata Anita.

Selanjutnya, para peserta yang akan menjalani seleksi wawancara diuji oleh panelis yang terdiri atas tujuh anggota KY, satu orang negarawan, dan satu pakar hukum. Panelis akan menggali visi, misi, komitmen, kenegarawan, integritas dan komitmen teknis terkait penguasaan hukum formil dan materiil.

Berikut nama-nama calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA Tahun 2026 yang lolos ke tahap wawancara:

1. Calon hakim agung kamar pidana

- Abdul Azis, menjabat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru

- Bambang Myanto, menjabat di Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum MA

- Dhifla Wiyani, sebagai advokat pada Kantor DV and Partners

- Nirwana, menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Makassar

- Setyanto Hermawan, jabatan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya

- Sudharmawantiningsih, jabatan Panitera MA

- Sugiyanto, jabatan Sekretaris MA

- Suprapti, jabatan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Semarang

- Syamsul Arief, jabatan Kepala Badan Strategis Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan MA.


2. Calon hakim agung kamar perdata

- IG Eko Purwanto, jabatan Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA

- Nurnaningsih, jabatan notaris pada kantor Dr Nurmaningsih

- Sobandi, jabatan Kepala Badan Urusan Administrasi MA

- Suwarno, jabatan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Denpasar.


3. Calon hakim agung kamar agama

- Achmad Nurul Huda, jabatan Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA

- Mamat Ruhimat, jabatan Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung

- Musthofa, jabatan Panitera Muda Perdata Agama MA


4. Calon hakim agung kamar tata usaha khusus pajak

- L.Y Hari Sih Advianto, jabatan hakim Pengadilan Pajak

- Maftuh Effendi, jabatan Hakim Tinggi Pemilah Perkara pada Panitera Muda Perkara Tata Usaha Negara MA

- Yeheskiel Minggus, jabatan Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unisulla) Semarang.

 

Kemudian, nama-nama calon hakim ad hoc HAM dan ad hoc tipikor yakni:

1. Calon hakim ad hoc HAM

- Edwin Partogi Pasaribu, jabatan advokat pada UHP Law Firm

- Roki Panjaitan, jabatan Purnabakti Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Tanjungkarang.


2. Calon hakim ad hoc Tipikor

- Andreas Eno Tirtakusuma, jabatan Hakim Ad Hoc Pengadilan Tinggi Surabaya

- Sudiyo, jabatan, Plt Kepala Pengadilan Militer I-04 Palembang.

(Gabriella Thesa Widiari)