Presiden Prabowo Subianto di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Foto: Youtube DPR.
Alasan Prabowo Sampaikan Langsung KEM PPKF RAPBN 2027 di DPR
Eko Nordiansyah • 20 May 2026 10:52
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan menyampaikan langsung Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027. Laporan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026.
Prabowo mengatakan, saat ini dunia mengadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang tidak menentu. Bahkan di beberapa negara terjadi peperangan yang telah memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia.
"Peperangan terjadi di banyak tempat, bahkan di Eropa, di Timur Tengah, di kawasan yang walaupun jauh dari kita tetapi ternyata memiliki dampak dan pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan kita," kata Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rangka Penyampaian KEM dan PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
"Oleh karena itu, dengan kondisi yang kita hadapi seperti ini, saya berpendapat bahwa Presiden Republik Indonesia harus hadir langsung menyampaikan pokok-pokok pikiran perekonomian dan pengelolaan negara," lanjut Prabowo.
Presiden juga menyampaikan telah disumpah di hadapan DPR dan rakyat Indonesia untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945. Untuk itu, Prabowo akan bertanggung jawab melindungi bangsa dan negara dari setiap tantangan yang dihadapi.
"Saya bertanggung jawab melindungi segenap tumpah darah Indonesia, bertanggung jawab untuk memajukan kesejahteraan, memajukan kecerdasan bangsa, untuk menjaga peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dan ketertiban dunia," ungkapnya.
Prabowo menjelaskan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekedar dokumen keuangan negara, tetapi wujud perjuangan sebagai bangsa. Ia pun berharap APBN dapat mendorong kesejahteraan dan kemajuan rakyat Indonesia.
"APBN adalah alat untuk melindungi rakyat, untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa, alat untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera, dan sebaga alat menjadi pedoman perjalanan kita ke depan," tegas Prabowo.