Ilustrasi - Pengemudi Mikrotrans tengah memarkirkan kendaraannya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Baznas (Baznas) Provinsi DKI Jakarta membuka pendaftaran program 1.000 pramudi mikrotrans berdaya tahap kedua hingga 25 April 2026. ANTARA/
Pemprov DKI Rekrut 1.000 Pramudi Mikrotrans
Siti Yona Hukmana • 22 April 2026 06:57
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka pendaftaran program 1.000 pramudi Mikrotrans berdaya tahap kedua. Proses rekrutmen ini dilakukan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis DKI.
"Program 1.000 pramudi Mikrotrans berdaya tahap dua ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan ruang pemberdayaan yang lebih luas bagi masyarakat," kata Kepala Bidang Pengumpulan Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta Ahmad Sholih di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 22 April 2026.
Menurutnya, proses pembekalan dilakukan secara komprehensif melalui pelatihan, pembinaan, serta seleksi yang terstandar. Sehingga, diharapkan para peserta yang terpilih tidak hanya siap secara teknis dalam mengemudi, tetapi juga memiliki disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja yang tinggi sebagai bagian dari layanan transportasi publik.
"Ini adalah investasi sosial jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jakarta," ujar Sholih.
(1).jpg)
Ilustrasi Mikrotrans (Jaklingko). Foto: Dok Humas TransJakarta.
Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan operator transportasi publik menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem kerja yang inklusif, serta membuka akses kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Program ini terbuka bagi pria maupun wanita berusia 22 hingga 45 tahun yang memiliki KTP DKI Jakarta, pendidikan minimal SMA atau sederajat, memiliki SIM A aktif atau lebih tinggi, dan pengalaman mengemudi kendaraan bertransmisi manual minimal satu tahun.
Peserta juga diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian seleksi dan pelatihan hingga selesai. Pendaftaran dilakukan secara daring dan tidak dipungut biaya dengan batas waktu hingga 25 April 2026 melalui tautan s.id/pramudibazis2.
Melalui program kolaborasi ini, Sholih berharap semakin banyak masyarakat yang dapat meningkatkan kualitas diri melalui pelatihan, sekaligus memperoleh akses terhadap peluang kerja yang layak dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam sistem transportasi publik, mendukung terwujudnya layanan transportasi yang profesional, modern, dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat secara luas.