IMF: Ekonomi Global Tetap Tangguh di Tengah Konflik AS-Iran

Logo IMF. Foto: Xinhua/Ting Shen.

IMF: Ekonomi Global Tetap Tangguh di Tengah Konflik AS-Iran

Husen Miftahudin • 11 September 2026 10:24

Washington: Dana Moneter Internasional (IMF) menilai perekonomian global masih menunjukkan ketahanan meskipun konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah berlangsung selama enam bulan. Namun, tingkat ketidakpastian terhadap prospek ekonomi global masih tinggi.
 
Juru Bicara IMF Julie Kozack mengatakan perekonomian global sejauh ini mampu menghadapi berbagai guncangan, terutama dampak dari kenaikan harga energi, lebih baik dari perkiraan sebelumnya.
 
"Sejauh ini, meskipun enam bulan perang di Timur Tengah, ekonomi global telah menunjukkan ketahanan. Ekonomi global telah mengatasi guncangan, khususnya guncangan energi, lebih baik dari yang dikhawatirkan. Namun, seperti yang telah kami katakan sejak lama, ketidakpastian tetap tinggi," kata Kozack seperti dikutip dari Xinhua, Jumat, 11 September 2026.
 
Kozack menjelaskan perekonomian global saat ini menghadapi dua kekuatan yang bergerak berlawanan. Di satu sisi, perekonomian menghadapi guncangan pasokan negatif akibat kenaikan harga energi dan komoditas. Kenaikan biaya tersebut dapat memberikan tekanan terhadap aktivitas ekonomi.
 
Di sisi lain, terdapat guncangan permintaan positif yang berasal dari siklus teknologi dan perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
 
Menurut Kozack, dampak kedua kekuatan tersebut berbeda secara signifikan di setiap negara. Kondisi perekonomian dan struktur ekonomi masing-masing negara turut menentukan besarnya pengaruh terhadap pertumbuhan.
 



(Ilustrasi ekonomi global. Foto: Freepik)
 

IMF soroti risiko ekonomi global

 
IMF tetap melihat sejumlah risiko terhadap prospek perekonomian global masih berada pada level tinggi. Beberapa risiko tersebut meliputi kemungkinan berlanjutnya guncangan energi, peningkatan utang publik, serta proses disinflasi yang mengalami hambatan.
 
Kondisi tersebut menjadi perhatian IMF karena dapat memengaruhi prospek pertumbuhan dan stabilitas ekonomi global di tengah ketidakpastian geopolitik.
 
Sementara itu, Pertemuan Tahunan IMF dan Grup Bank Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 12-18 Oktober 2026.
 
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva sebelumnya mengatakan ketahanan dan dinamisme akan menjadi dua topik utama dalam pertemuan tahunan tersebut.

(Husen Miftahudin)