Ancol Suguhkan Kembang Api Terbesar dan Atraksi Drone di Malam Tahun Baru

Konferensi pers yang digelar oleh manajemen Ancol terkait rangkaian acara malam tahun baru. Foto: ANTARA/Mario Sofia Nasution.

Ancol Suguhkan Kembang Api Terbesar dan Atraksi Drone di Malam Tahun Baru

Fachri Audhia Hafiez • 17 December 2025 09:23

Jakarta: Kawasan wisata pesisir PT Pembangunan Jaya Ancol siap menyuguhkan kemeriahan pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025. Dua daya tarik utama yang disiapkan untuk memanjakan pengunjung adalah pesta kembang api terbesar dan pertunjukan drone yang spektakuler.

SVP PT Pembangunan Jaya Ancol, Budi Aryanto, mengungkapkan bahwa pesta kembang api tahun ini akan dibuat lebih megah dibandingkan tahun sebelumnya. Pertunjukan cahaya ini akan menghiasi langit di sepanjang pesisir pantai Ancol.
 


"Tahun lalu kami menghadirkan pesta kembang api terbesar, dan tahun ini dipastikan akan lebih besar lagi," ujar Budi di Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 17 Desember 2025.

Pesta kembang api tersebut nantinya akan terpusat di beberapa titik strategis, mulai dari Pantai Karnaval hingga Pantai Lagoon. Tidak hanya itu, Ancol juga akan menghadirkan sentuhan teknologi modern melalui atraksi drone terbang.

"Pada malam tahun baru nanti, penampilan drone tentu akan lebih menarik dengan formasi yang memukau," tambah Budi.


Dufan Ancol. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

Target 120 Ribu Pengunjung 

Dengan beragam inovasi hiburan tersebut, manajemen Ancol optimis dapat menyedot animo masyarakat hingga 120 ribu pengunjung. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan realisasi kunjungan malam tahun baru lalu yang mencapai 80 ribu orang.

Selain kembang api dan drone, kemeriahan akan dilengkapi dengan panggung musik di tiga titik berbeda yang menghadirkan deretan band kawakan tanah air.

Guna memastikan kenyamanan pengunjung di tengah lonjakan massa, manajemen Ancol bekerja sama dengan Sudinhub Jakarta Utara dan Satlantas Polres Metro Jakarta Utara untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas. Masyarakat pun diimbau untuk memprioritaskan penggunaan transportasi publik menuju kawasan wisata di Jakarta Utara tersebut.

"Kami menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bertujuan membantu kelancaran pengunjung saat masuk dan keluar kawasan," pungkas Budi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)