Gedung Putih Mengakui AS Bantu Meksiko Habisi Bos Kartel ‘El Mencho’

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt. (Anadolu Agency)

Gedung Putih Mengakui AS Bantu Meksiko Habisi Bos Kartel ‘El Mencho’

Muhammad Reyhansyah • 24 February 2026 06:46

Washington: Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat (AS) telah memberikan dukungan intelijen kepada pemerintah Meksiko dalam sebuah operasi besar yang berujung pada tewasnya El Mencho, pemimpin kartel narkoba Jalisco New Generation (CJNG).

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan dukungan tersebut diberikan untuk membantu operasi di Tapalpa, negara bagian Jalisco, yang menargetkan Nemesio Oseguera Cervantes atau lebih dikenal sebagai El Mencho.

“Amerika Serikat memberikan dukungan intelijen kepada pemerintah Meksiko untuk membantu operasi di Tapalpa, Jalisco, Meksiko, di mana Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera Cervantes, bandar narkoba terkenal sekaligus pemimpin dalam Kartel Generasi Baru Jalisco, berhasil dilumpuhkan,” kata Leavitt melalui platform X, dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 23 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa El Mencho merupakan target utama bagi Meksiko maupun Amerika Serikat karena dianggap sebagai salah satu penyelundup fentanyl terbesar ke wilayah AS.

Leavitt juga menyebut Presiden Donald Trump telah menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris asing pada tahun lalu. “Dalam operasi ini, tiga anggota kartel lainnya tewas, tiga terluka, dan dua ditangkap,” ujarnya.

Ia turut memuji militer Meksiko atas kerja sama serta keberhasilan pelaksanaan operasi tersebut.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri AS, Christopher Landau, yang pernah menjabat sebagai duta besar untuk Meksiko, menyambut operasi itu sebagai “perkembangan besar” bagi Meksiko, Amerika Serikat, serta kawasan Amerika Latin secara luas.

Kematian El Mencho langsung memicu respons kekerasan yang meluas. Laporan menyebut terjadi pemblokiran jalan, pembakaran kendaraan, serta bentrokan bersenjata di sejumlah negara bagian yang menjadi wilayah operasi CJNG, termasuk Tamaulipas, Michoacan, dan Nayarit.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menyerukan masyarakat tetap tenang setelah operasi tersebut memicu berbagai blokade dan gangguan keamanan.

“Ada koordinasi penuh dengan pemerintah semua negara bagian; kita harus tetap mendapatkan informasi dan tetap tenang,” kata Sheinbaum.

Baca juga:  Meksiko Mencekam usai Tewasnya Bos Kartel Narkoba 'El Mencho'

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)