Top 5 Ekonomi: Harga Emas Antam hingga Harga Minyak Dunia Anjlok

Ilustrasi emas Antam. Foto: dok Istimewa.

Top 5 Ekonomi: Harga Emas Antam hingga Harga Minyak Dunia Anjlok

Husen Miftahudin • 25 March 2026 08:28

Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Selasa, 24 Maret 2026, terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Berita itu mulai dari harga emas Antam 'mager' tapi buyback ambruk Rp80 ribu hingga harga minyak dunia anjlok.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Harga Emas Antam 'Mager', Buyback Ambruk hingga Rp80 Ribu!

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam pada hari ini tidak mengalami perubahan alias malas bergerak (mager) dibandingkan perdagangan kemarin.

Baca berita selengkapnya di sini.

2. Emas UBS dan Galeri 24 Tebar Diskon Berlimpah Habis Lebaran, Simak Harganya di Sini

Harga emas yang dijual PT Pegadaian (Persero) pada hari ini kompak mengalami penurunan signifikan pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Harga Perak Antam Naik Rp600, Dijual Rp44.450/Gram Hari Ini

Harga perak murni yang dipasarkan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam pada hari ini, Selasa, 24 Maret 2026, terpantau melesat ke level Rp44.450 per gram.

Baca berita selengkapnya di sini.
 

Baca juga: Harga Emas di Hari Ketiga Lebaran Jadi Berita Terpopuler Ekonomi

4. Harga Emas Dunia Mulai Pulih, Rebut Kilau Dolar dan Minyak

Harga emas dunia mulai pulih pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), setelah harapan de-eskalasi pada konflik Timur Tengah melanda pasar. Namun, logam mulia ini tetap berada di bawah tekanan karena ekspektasi kenaikan suku bunga akibat guncangan harga minyak dari perang Iran.

Baca berita selengkapnya di sini.

5. Harga Minyak Anjlok, Brent Jadi USD100/Barel

Harga minyak berjangka anjlok pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), setelah Presiden AS Donald Trump menunda serangan terhadap infrastruktur listrik Iran. Selain itu, ia menyatakan AS dan Iran telah melakukan percakapan yang 'sangat baik dan produktif' selama dua hari terakhir.

Baca berita selengkapnya di sini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)