Harga Emas Dunia Mulai Pulih, Rebut Kilau Dolar dan Minyak

Ilustrasi emas batangan. Foto: Investopedia.

Harga Emas Dunia Mulai Pulih, Rebut Kilau Dolar dan Minyak

Husen Miftahudin • 24 March 2026 09:13

Chicago: Harga emas dunia mulai pulih pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), setelah harapan de-eskalasi pada konflik Timur Tengah melanda pasar. Namun, logam mulia ini tetap berada di bawah tekanan karena ekspektasi kenaikan suku bunga akibat guncangan harga minyak dari perang Iran.
 
Mengutip Investing.com, Selasa, 24 Maret 2026, harga emas spot XAU/USD turun 1,7 persen menjadi USD4.408,33 per ons, setelah sempat turun hingga 8,2 pesen di awal sesi. Sementara harga emas berjangka turun 3,6 persen menjadi USD4.444,81 per ons.
 
Adapun harga platinum turun sebanyak 5,2 persen menjadi USD1.868,15 per ons. Sedangkan perak spot XAG/USD melawan tren dengan berhasil mengalami kenaikan sebesar 1,9 persen menjadi USD69,0725 per ons.
 

Baca juga: Harga Minyak Anjlok, Brent Jadi USD100/Barel
 

Trump klaim negosiasi dengan Iran berjalan baik

 
Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington mengadakan pembicaraan yang "baik dan produktif" dengan Iran dan telah memerintahkan penundaan sementara terhadap serangan militer yang direncanakan terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran.
 
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Trump mengatakan pembicaraan selama dua hari terakhir tentang pengaturan "resolusi lengkap dan total" untuk permusuhan itu "produktif."
 
Berdasarkan isi dan nada percakapan ini, yang akan berlanjut sepanjang minggu, Trump mengatakan dia telah menginstruksikan Pentagon untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari.
 
Namun, media pemerintah Iran mengatakan Teheran belum melakukan diskusi langsung dengan AS. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menolak klaim adanya pembicaraan apa pun dan mengatakan posisi negara itu mengenai Selat Hormuz dan prasyarat untuk mengakhiri perang tetap sama seperti sebelumnya.


(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
 

Emas pulih dari level terburuk

 
Harga emas baru saja pulih dari pekan terburuk dalam lebih dari empat dekade. Harga emas telah berada di bawah tekanan sejak awal konflik pada akhir Februari, dengan harga emas spot turun sebanyak 15,4 persen. Logam mulia ini pada perdagangan Jumat, 20 Maret 2026 mencatat kinerja mingguan terburuknya sejak minggu pertama Maret 1983.
 
Biasanya emas bertindak sebagai aset aman selama masa krisis geopolitik, namun logam mulia berwarna kuning ini gagal memenuhi status tersebut selama situasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Sebaliknya, dolar AS muncul sebagai aset aman pilihan, menguat sejak dimulainya perang Iran dan menekan harga emas batangan.
 
Setelah diperdagangkan dalam kisaran ketat sejak awal konflik, harga emas menembus batas bawah kisaran tersebut pada Kamis lalu setelah beberapa bank sentral utama memberikan peringatan tentang dampak inflasi dari konflik tersebut. Hal ini kemudian memicu ekspektasi tidak akan adanya penurunan suku bunga dalam waktu dekat, sebuah skenario yang kurang menguntungkan bagi logam mulia.
 
"Sejak konflik dimulai, melonjaknya harga energi telah mengurangi prospek penurunan suku bunga dalam waktu dekat oleh Federal Reserve AS dan bank sentral lainnya. Ini menjadi hambatan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil, yang baru saja mencatat penurunan mingguan terbesar sejak 1983," kata Neil Welsh, kepala divisi logam di Britannia Global Markets.
 
"Dalam tiga minggu sejak perang dimulai pada 28 Februari, penurunan harga emas batangan sebagian disebabkan oleh aksi jual paksa karena investor berupaya menutupi kerugian di tempat lain dalam portofolio mereka. Sementara itu, hedge fund dan spekulator besar lainnya meningkatkan posisi net-long mereka untuk emas ke level tertinggi dalam tujuh minggu pada 17 Maret, menurut data mingguan pemerintah AS yang diterbitkan Jumat," tambah Welsh.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)