Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Sharia Economic Forum Metro TV, di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga
Menkeu Purbaya Siap Kucurkan Insentif Demi Genjot Ekonomi Syariah
Eko Nordiansyah • 12 February 2026 17:34
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan prospek ekonomi syariah cukup besar, namun belum digarap secara maksimal. Jika dimaksimalkan secara serius, ekonomi syariah dinilai bisa tumbuh lebih tinggi.
Purbaya menawarkan para pemangku kepentingan dapat memberikan masukan dan solusi dalam mendorong ekonomi syariah. Dia tak segan untuk mengucurkan insentif dalam mengembangan ekonomi syariah.
"Jadi prospek syariah amat baik tapi belum digarap, saya hanya menawarkan kalau mau dukungan ayo kita bersama kita membangun ekonomi syariah," kata Purbaya dalam Metro TV Sharia Economic Forum: Accelerating Growth and Prosperity: Path to Global Impact di The Tribrata Hotel, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026
Dia memberikan contoh produk busana muslim yang masih didominasi produk impor. Padahal dengan peluang pasar yang besar, seharusnya produk fesyen muslim dalam negeri dapat lebih menguasai pasar.
"Saya melindungi pasar domestik kita supaya produk-produk kita, produk-produk syariah buatan dalam negeri bisa berkibar di sini," ujar dia.
Baca Juga:
Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sejajar dengan Ekonomi Hijau dan Digital |

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat memaparkan perihal keseriusan pemerintah mengembangkan ekonomi syariah dalam Sharia Economic Forum Metro TV, di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga
Menurut dia, Indonesia belum menguasai kapasitas produksi maupun keahlian mengembangkan bisnis yang berbasis syariah. Dia berharap seluruh pemangku kepentingan bisa saling bersinergi mendukung upaya ini.
"Kalau dioptimalkan, pasar dalam negeri dikuasai produsen dalam negeri kita juga menguasai pasar internasional sacara bertahap," ungkap dia.