Dampak Konflik Timur Tengah, Pramono Minta Perkuat Daya Tahan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Dampak Konflik Timur Tengah, Pramono Minta Perkuat Daya Tahan

Aris Setya • 10 March 2026 10:29

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan peringatan keras terkait eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada ketidakpastian ekonomi global. Di hadapan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Barat dan Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, Pramono menekankan bahwa ketegangan geopolitik ini menuntut kesiapsiagaan seluruh elemen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional dan daerah.

"Karena sekarang ini kondisi global sedang tidak baik-baik saja, kita semua harus berpikir untuk bagaimana daya tahan kita sebagai bangsa itu tetap kuat," ujar Pramono saat menghadiri acara Buka Puasa Bersama di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin, 9 Maret 2026.
 


Pramono menyoroti terganggunya jalur distribusi minyak dunia yang berpotensi memicu lonjakan harga energi di dalam negeri. Ia menilai situasi ini merupakan masa krusial yang harus disikapi dengan kebijakan yang tepat oleh seluruh jajaran pemerintah daerah guna memitigasi dampak buruk bagi masyarakat.

"Dengan perang yang terjadi sekarang ini, kita akan melalui masa-masa yang harus kita rawat bersama-sama," kata dia.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Kabinet ini menjelaskan bahwa perang yang berlarut akan mengganggu rantai pasok global dan memicu inflasi pada barang dan jasa. Kondisi tersebut diprediksi akan menambah beban subsidi energi yang memberikan tekanan berat pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Pramono pun meminta seluruh jajaran Forkopimda dan aparatur wilayah untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Ia menekankan bahwa semangat gotong royong, seperti yang ditunjukkan melalui program sosial PMI, menjadi kunci utama dalam menghadapi krisis ekonomi global yang sedang melanda.

"Saya minta seluruh jajaran di Wali Kota Jakarta Barat, Forkopimda, mari kita jaga bersama. Karena kondisi ini, kalau perangnya lama pasti pengaruhnya besar," ucap Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)